Rabu, 03 Agustus 2016

Berkat Kado KUDO, Menjelma Jadi Pahlawan Keluarga: Tribute to KUDO

Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) melansir bahwa definisi “Pahlawan” adalah:
orang yang menonjol karena keberanian dan pengorbanannya dalam membela kebenaran; pejuang yang gagah berani 
Sedangkan “Kepahlawanan” adalah:
perihal sifat pahlawan seperti misalnya keberanian, keperkasaan, kerelaan berkorban dan kekesatriaan

Dalam keluarga, tentu ayah dan ibu merupakan sosok mutlak yang menjadi panutan dan menjelma ibarat pahlawan bagi kami anak-anaknya. Ayah yang bekerja mencari nafkah banting tulang demi keluarga dan ibu yang totalitas mengurus suami dan anak-anaknya. Saya merasa teramat beruntung dan patut bersyukur karena dilahirkan di tengah keluarga yang penuh kekompakan dan solid karena saling menopang serta mendukung satu sama lainnya. 


dok: pribadi

Saya begitu terharu ketika tetiba mengingat ayah yang ternyata senantiasa selalu siaga antar jemput mulai dari sekolah hingga kuliah, ibu yang selalu menyiapkan sarapan dan bekal sebelum kami berangkat beraktivitas dan adik yang selalu menghibur di kala jenuh dikarenakan tugas maupun pekerjaan rutinitas. Mereka lah pahlawan ku! 

Masing-masing anggota keluarga memiliki porsinya masing-masing baik dalam hal tanggung jawab, peran maupun hak dalam keluarga. Kendati demikian, kami tak luput dari lalai sehingga perlunya saling mengingatkan satu sama lain. Dan tentu saja itulah esensi jiwa kepahlawanan yang sebenarnya. Tidak sekedar heroik, melainkan berjiwa besar, mau mengakui kesalahan pun mampu menerima kekalahan. 

Tiada secuil pun waktu terbuang semenjak kanak-kanak hingga dewasa tanpa saya lalui bersama keluarga. Seakan kebersamaan kami tidak akan terpisahkan. Hingga ketika beranjak dewasa, saya memberanikan diri dan memutuskan untuk merantau. Meneruskan sekolah sembari berusaha hidup mandiri tentu menuntut effort yang lebih. Saya kembali bersyukur karena adanya dukungan baik secara moril maupun materil dari keluarga yang begitu saya cintai.

Awal mulanya jauh dari keluarga memang sempat bingung tentang bagaimana caranya membagi waktu antara sekolah dan bekerja hingga saya "bertemu" dengan KUDO. Untunglah berkat KUDO yaitu Kios untuk Dagang Online, saya diberikan kemudahan sehingga bisa “buka lapak” dimana saja dan kapan saja. Kios dagang yang saya miliki dikelola secara online sehingga jam kerja yang saya miliki tentunya lebih fleksibel. Saya bisa menjadi pengusaha sebagaimana yang saya dambakan. Satu yang saya yakini, yaitu bila menjalaninya secara serius, gigih dan ulet maka bukan tidak mungkin saya bisa mandiri secara finansial dalam waktu sesingkat-singkatnya.



Adapun selain dari segi keuntungan/profit, KUDO juga menyajikan beragam kemudahan diantaranya aplikasi kekinian yang mudah dioperasikan dan beraneka bonus tak terduga lainnya. Seperti misalnya tempo hari, berkat ulasan mengenai #YukJadiPengusaha ala KUDO, saya beruntung mendapatkan Notebook ASUS terbaru. Senangnya bukan kepalang! 

Notebook dari KUDO. Terimakasih KUDO!
dok: pribadi

Bertepatan dengan diperolehnya hadiah kado tersebut, saya lalu mudik alias pulang kampung. Niat pulang ke rumah, tentu hati semakin girang adanya. Saya pulang ke kampung halaman sembari menggondol kado dari KUDO. Sesampainya di rumah saya memperoleh kabar sedih. Pasalnya laptop adik saya bermasalah, kasihan! Padahal laptop kesayangannya tersebut merupakan atribut perlengkapannya menyelesaikan tugas kantor. 

Alhasil, saya menjelma ibarat pahlawan (kesiangan) keluarga. Dengan segera saya berikanlah kado KUDO kepadanya sembari berpesan agar dijaga baik-baik karena untuk memperolehnya butuh perjuangan ekstra berdarah-darah (re: kepanasan keringetan nulis di kosan). Bukan main senangnya adik saya, saya sebagai kakak tentu juga turut senang. 

Menulis menjadi lebih menyenangkan. Terimakasih, KUDO!
dok: pribadi

Demikianlah makna pahlawan keluarga bagi saya yaitu ketika kehadiran kita di tengah keluarga dapat saling memberikan kebermanfaatan tanpa pamrih, tanpa mengharap lebih. Ekspektasi hanyalah menjadi jurang pemisah ketika terjadi gap antara kenyataan dan harapan. Yang terpenting ialah bagaimana peran kita dalam keluarga guna membantu dan menolong serta selalu ada di saat mereka membutuhkan. Bisa dibilang juga ini cara saya menebus 4 tahun kealpaan dan minimnya kebersamaan dalam keluarga dikarenakan tanggung jawab yang diemban. Berkat KUDO pula saya bisa membantu keluarga saya via jarak jauh disaat mereka membutuhkan bantuan untuk pembelian maupun pembayaran dan lainnya melalui aplikasi KUDO. Berkat KUDO, jarak tidak menjadi penghalang memupuk rasa kebersamaan.

Saat kunjungan ke kantor KUDO dalam rangka pengambilan hadiah 
dok: pribadi

Terimakasih KUDO atas kadonya. Semoga kedepan KUDO semakin jaya dan tetap menjadi karya anak bangsa yang membanggakan. Semoga KUDO pun tetap menjelma menjadi pahlawan tidak hanya dalam keluarga, melainkan bagi para (calon) pengusaha di luar sana. Tetaplah menginspirasi, KUDO!

Ket: tulisan diikutsertakan dalam KUDO Blog Competition “Pahlawan Keluarga”

2 komentar:

  1. Kudo Indonesia tak hanya memajukan Indonesia dengan melahirkan ribuan pengusaha digital, akan tetapi melahirkan ribuan pahlawan keluarga digital.. Banyak keuntungannya bergabung sebagai agen Kudo, saya sudah membuktikannya..

    BalasHapus
  2. asikk dapet kado juga dari kudooo..semangat jd pahlawan keluarga ya mbak^^

    BalasHapus