Kamis, 20 Oktober 2016

My Story with BCA: Melaju Bersama “Flazz” di Tengah Hiruk Pikuk Ibukota

Saya “SAH” menjadi seorang komuter semenjak “hijrah” ke Pulau Jawa. Berbekal pengalaman minim dan pengetahuan seadanya tentang Ibukota dan pelbagai dinamika didalamnya, saya dituntut untuk belajar dengan cepat agar dapat survive. Saya pun sangat berusaha keras untuk melakoninya. Bisa jadi inilah keputusan yang menentukan “turning point” hidup saya selang 20-an tahun belakangan ini. Ya, ibarat “Welcome to the Jungle”! Saya telah memutuskan dan mengambil jalan untuk arah kehidupan saya kedepan.

Semenjak sekolah di daerah mulai dari taman kanak-kanak hingga menyelesaikan studi di bangku Perguruan Tinggi, tidak pernah terbayang bahwa saya nantinya akan berjibaku dengan dunia yang begitu dinamis dan menuntut performa yang prima. Laksana “keluar dari zona nyaman”, saya mencoba peruntungan dan memberanikan diri mengadu nasib ke Ibukota, tempat bersemayamnya segala kemungkinan. 

Selama di daerah, belum pernah saya menjumpai kereta api atau Commuter line (kereta listrik). Membayangkan rel kereta api atau suatu tempat bernama stasiun saja sangat asing. Saya pun jarang bepergian dengan bus atau angkutan umum sejenisnya untuk lintas wilayah antar kota atau kabupaten. Tetapi setibanya di Ibukota, segala jenis angkutan umum menjadi sangat familiar dalam keseharian. Saya seakan menyatu mau tidak mau dengan pelbagai jenis angkutan umum tersebut mulai dari kereta, bus, angkot, ojeg hingga tempat-tempat pemberhentiannya mulai dari stasiun, terminal, halte, dan pangkalan. Saya pada akhirnya mendewasa seiring berjalannya waktu. Bagi saya ini luar biasa. Pencapaian pribadi yang menurut saya patut diapresiasi. Ya, terkadang mengapresiasi diri sendiri memang perlu. 

Hingga tepat pada 2013/2014, saya terlibat project dengan instansi pemerintah di bilangan daerah Pulogadung, Jakarta Timur. Saat itu saya berdomisili di Bogor. Sehingga status sebagai seorang komuter melekat dengan erat. Setiap harinya saya mesti bolak balik (PP) Bogor – Jakarta – Bogor. Begitu terus setiap harinya selama lima hari kerja dalam seminggu. Dan disinilah awal mula perkenalan saya dengan “Flazz”, kartu ajaib yang menemani saya melaju di tengah hiruk pikuk Ibukota.

dok: pribadi

dok: pribadi
Jujur, saya bukan nasabah BCA. Tapi, kali pertama menggunakan kartu elektronik ialah kartu “Flazz” yang merupakan produk dan inovasi dari BCA, saya pun merasa sangat tertolong. Bagaimana tidak, di era digital dan serba elektronik seperti saat ini, perubahan dinamika menjadi lebih cepat terasa. Saya hampir tidak pernah menggunakan uang tunai sama sekali. Kehadiran Flazz BCA menjadi angin segar di tengah digitalisasi keuangan dan transaksi non tunai saat ini.

dok: bca.co.id
Sebagai ilustrasi, saya menggunakan Commuter Line tujuan Jakarta Kota dari Bogor dan turun di Stasiun Juanda untuk kemudian naik busway menuju tempat kerja di bilangan Pulogadung, Jakarta Timur. Busway pun harus transit sekali di Halte Harmoni, lalu melanjutkan perjalanan dengan busway jurusan Pulogadung.

Terbayang bukan betapa panjang dan melelahkan perjalanan? Belum lagi “ritual” berdesak-desakan antar penumpang busway maupun Commuter line. Fenomena saling sikut atau saling dorong seperti ini makin hari menjadi hal yang lumrah dan tontonan yang biasa saja. Fiuh. 


Untungnya ada Flazz BCA yang hadir menemani saya menikmati ritme Ibukota. Saya merasa terbantu karena tidak perlu lagi antri di loket untuk membeli tiket/karcis Commuter line. Saya bisa dengan leluasa menuju gate dan langsung melakukan “tap” di pintu masuk. Begitu pun ketika berada di halte busway. Saya juga dapat langsung menuju gate pintu masuk sembari melakukan “tap” tanpa harus membeli tiket/karcis busway. Berkat Flazz BCA, saya mampu meminimalisir bahkan meniadakan hambatan yang ada. Waktu yang ada dapat saya pergunakan seoptimal mungkin. Flazz BCA benar mampu membuat saya “melaju” dengan indahnya. Ya, indah. Karena saya melaju dengan cara yang baik, yaitu tanpa perlu menyingkirkan, saling dorong atau saling sikut dengan orang lain. Saya melaju dengan sportif dan elegan. Hehe. 

Oya, sebenarnya ada satu pengalaman menarik saat saya menggunakan Flazz BCA. Pernah suatu waktu sepulang kantor, hujan deras mengguyur Jakarta. Musim penghujan memang telah tiba di penghujung tahun. Kemacetan tentunya semakin menjadi-jadi. Lalu lintas lumpuh total karena banjir dan genangan dimana-mana. Saya dan teman-teman kantor kesulitan mendapatkan akses menuju halte busway untuk melanjutkan perjalanan pulang ke Bogor dengan Commuter line. Hingga pada akhirnya teman saya menyarankan untuk pulang dengan menggunakan Bus Angkutan Perbatasan Terintegrasi Busway (APTB) saja.

Pasalnya, saya belum pernah mencoba moda angkutan umum tersebut. Kami pun beramai-ramai naik taksi dan menuju Terminal Pulogadung. Bus APTB biasanya “mangkal” disitu. Dan benar saja, Bus APTB menuju Bogor tengah terparkir dengan eloknya menunggu penumpang terisi penuh. Sebenarnya, Bus APTB ini cukup praktis juga digunakan karena pemberhentian terakhirnya ialah di Terminal Bubulak Bogor, dan saya nantinya hanya sekali naik angkot menuju rumah dari Terminal Bubulak. Berbeda bila menggunakan Commuter line, dimana saya perlu dua kali naik angkot dari stasiun menuju rumah dengan sekali pemberhentian di Terminal Laladon lalu melanjutkan perjalanan naik angkot sekali lagi.

Baiklah, dengan alasan kepraktisan tersebut saya semakin yakin untuk naik Bus APTB saja besok-besoknya. Saya merasa beruntung karena pada akhirnya dapat pulang dan kembali ke Bogor, melaju di tengah kemacetan yang syalala. Nah, satu yang menarik ternyata pembayaran tiket/karcis di Bus APTB bisa menggunakan Flazz BCA. Wow, saya merasa semakin beruntung! Rasanya bantuan datang di saat yang tepat secara bertubi-tubi. Saya merasa semakin tertolong dan berterima kasih kepada pihak BCA atas segala kemudahan yang ada. Semoga kedepan produk dan layanan BCA semakin "bombastis" dalam berinovasi. 

Demikian My Story with BCA, ibarat kisah kasih bersama Flazz BCA. Terimakasih Flazz BCA selalu setia menemani melaju bersama di sela dinamika Ibukota. Terimakasih karena telah membantu meminimalisir bahkan meniadakan hambatan yang ada sehingga saya bisa melaju tanpa perlu menyulitkan atau mengusik ketenangan orang lain. Sekali lagi, Terimakasih.

berpartisipasi dalam "My BCA Experience" Blog Competition

2 komentar:

  1. Yuk Gabung Di Bolacasino88.com
    Dapatkan Promo Deposit 100% Sportsbook
    Minimal Deposit Promo 100% Sportsbook Rp 300.000
    Maksimal Bonus Sampai Rp 500.000
    Dapatkan Juga Promo Menarik Lain nya !!!

    Untuk Informasi Lebih Lanjut Silahkan Hubungi CS Kami Di :

    - No Tlp ( +855962671826 )
    - BBM ( 2BF2F87E )
    - Yahoo ( cs_bolacasino88 )
    - WhatsApp ( +855962671826 )

    Baca Juga Prediksi Togel Tanggal 09 November 2017 :

    http://prediksitoto.online/togel-jitu-singapore-9-november-2017/
    http://prediksitoto.online/prediksi-togel-hongkong-9-nov-2017/
    http://prediksitoto.online/prediksi-togel-sydney-09-nov-2017/
    http://prediksitoto.online/prediksi-togel-genting-09-nov-2017/
    http://prediksitoto.online/prediksi-togel-milan-09-nov-2017/
    http://prediksitoto.online/prediksi-togel-pattaya-09-nov-2017/

    BalasHapus