Jumat, 11 November 2016

Yuk, Atur Uangmu melalui SMiLe Prima: Kekuatan Sebuah Investasi

Terkadang saya berpikir di usia (relatif) muda, masih lajang, dan sedang menempuh studi seperti saat ini, sekiranya perencanaan keuangan seperti apa yang cocok. Mengingat begitu banyak pengeluaran dan keperluan pribadi yang dibutuhkan. Adapun sekalinya ada pemasukan, terkadang honornya bingung dikemanakan. Mungkin ada yang bernasib sama?

Otomatis fenomena semacam ini menuntut kepiawaian mengatur keuangan terutamanya dalam melakukan perencanaan keuangan. Beruntunglah mereka yang telah terbiasa menabung semenjak dini sehingga tentunya tidak akan begitu kesulitan menyisihkan (bukan menyisakan) pendapatan yang diperoleh. 

Tapi, ternyata menabung saja tidak cukup. Kita perlu melakukan investasi untuk perencanaan keuangan di masa depan. Asuransi misalnya, merupakan salah satu alternatif solusi bentuk investasi jangka panjang. Perlindungan yang dibutuhkan tidak hanya menjamin kebutuhan proteksi keuangan melainkan pula jaminan keselamatan dan perlindungan diri penggunanya.

Berdasarkan data, perkembangan Industri Keuangan Non Bank (IKNB) salah satunya industri asuransi menunjukkan perkembangan yang berarti selang tahun 2011 – 2014. Industri asuransi tanah air merupakan salah satu industri utama dalam jajaran IKNB tersebut. Sehingga hal ini semakin menegaskan bahwa asuransi kian menjadi pilihan yang tepat untuk berinvestasi maupun pilihan alternatif produk perlindungan diri.

dok: OJK, diolah

Saya pun memutuskan melakukan perhitungan melalui “Kalkulator Finansial” khusus proteksi penghasilan di laman Sinarmas MSIG Life (SMiLe) guna memperoleh gambaran sekiranya berapa besaran yang perlu dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan. Dan ternyata hasil estimasi total kebutuhan proteksi keuangan yang perlu saya kumpulkan ialah sebesar Rp 957.600.000! Wow… Dengan ketentuan usia saat ini 27 tahun, usia pensiun 65 tahun (default) dan pendapatan per bulan Rp 3 juta (default). Jumlah proteksi penghasilan tersebut merupakan jumlah yang dibutuhkan sebagai sumber penghasilan keluarga.



Jumlah tersebut tentu merupakan nominal yang tidak sedikit apalagi bila dikumpulkan dalam waktu singkat! Oleh karenanya memang dibutuhkan perencanaan keuangan semenjak usia muda agar tidak terasa memberatkan. Sinarmas MSIG Life juga menyediakan solusi produk tahapan kehidupan bagi yang masih (maaf, hehe) lajang yaitu khususnya bagi mereka yang melajang di usia 22 – 30 tahun yang tentunya membutuhkan bantuan finansial. Investasi yang tepat akan memberikan keamanan finansial di kemudian hari. 

Saat ini tersedia beragam pilihan asuransi yang menyajikan beraneka fasilitas dan penawaran menarik. Tapi, yang menyediakan pilihan asuransi “paket komplit” tentu masih sangat jarang. Simas Prima/SMiLe Prima salah satunya, merupakan hasil persembahan Bank Sinarmas dengan Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Life. Solusi produk untuk tahapan kehidupan Simas Prima/SMiLe Prima ini merupakan kategori produk Saving and Investment dari Sinarmas MSIG Life. Adapun produk investasi Simas Prima/SMiLe Prima dapat ditambahkan asuransi tambahan berupa Hospital Cash Plan, Critical Illness dan Term Insurance. 

Perkembangan Sinarmas MSIG Life sendiri didukung oleh koordinasi keuangan yang sangat baik, inovasi produk dan layanan nasabah serta kepemilikan jaringan bisnis yang luas sehingga track record tersebut dapat menjadi jaminan bagi para calon investor. Siapa juga yang tidak mau disediakan layanan terbaik guna terpenuhi kebutuhan finansialnya?

Corporate Award IMAC (dok: http://www.sinarmasmsiglife.co.id/penghargaan)

Simas Prima/SMiLe Prima merupakan produk investasi yang dikombinasikan dengan perlindungan asuransi jiwa terhadap resiko kecelakaan. Simas Prima/SMiLe Prima juga dapat dipergunakan sebagai sarana menabung. Jadi, selain memperoleh perlindungan juga dapat memiliki cadangan tunai yang bisa dipergunakan sewaktu-waktu. Komplit, kan?

Keuntungan investasi melalui Simas Prima/SMiLe Prima diantaranya yaitu: Total manfaat kematian karena kecelakaan adalah uang pertanggungan (maks Rp 1 M atau US$ 100 ribu) + Nilai Polis; Kepastian hasil investasi dimana suku bunga yang tinggi dan kepastian hasil investasi selama tidak terjadi penarikan dana investasi sebelum jatuh tempo masa garansi investasi; Fleksibel karena pilihan masa garansi investasi yang variatif yaitu 1, 3, 6, 12, 24 dan 36 bulan dan perpanjangan masa garansi investasi sesuai kebutuhan yaitu perpanjangan nilai tunai atau perpanjangan premi dan mengambil bunganya; dan non medical check up.

Ketentuan untuk berinvestasi pun sangat mudah dengan minimum investasi awal yang sangat terjangkau yaitu Rp 10 Juta (setara dengan minimal saldo investasi deposito di bank konvensional, kan?). Usia masuk pemegang polis rentang 17 – 85 tahun dan tertanggung rentang 1 – 68 tahun. Jangka waktu kontrak asuransi ialah 4 tahun.

Berikut ialah ilustrasi investasinya dengan investasi awal sebesar Rp 100 Juta dengan masa garansi investasi 3 dan 6 bulan akan diperoleh hasil investasi masing-masing sebesar Rp 2.219.178 dan Rp 4.438.356. Maka, total nilai investasi yang akan diperoleh masing-masing sebesar Rp 102.219.178 dan Rp 104.438.356. 

dok: www.sinarmasmsiglife.co.id

Dengan melakukan perencanaan keuangan di usia muda dan menyadari pentingnya berasuransi maka kita turut serta berpartisipasi dalam melakukan tindak lanjut atas permasalahan sektor keuangan di tanah air. Betapa tidak, sektor jasa keuangan non bank melalui peran lembaga keuangan Non Bank seperti asuransi masih relatif terbatas dalam perekonomian. Sehingga perlu dioptimalkan menjadi sumber pendanaan jangka panjang untuk menunjang kegiatan pembangunan ekonomi nasional. 

So, selamat mengatur keuanganmu dengan bijak dan selamat berinvestasi! Pilih yang tepat dengan cermat, ya! 

Referensi:
Cat: tulisan diikutsertakan pada BLOG Writing Competition dengan tema “Yuk, Atur Uangmu” oleh Sinarmas MSIG Life

dok: www.sinarmasmsiglife.co.id

4 komentar:

  1. Wah keren sekali reviewnya nih tentang mangement uang...
    Soalnya aku emang paling susah kalo soal ngatur keuangan...
    bagus..

    BalasHapus
    Balasan
    1. makasi mas adhi hehe. hmm... mesti belajar ngatur keuangan kalo begitu mas soalnya takutnya nnti hadiah2 berpuluh2 jeti hasil nulis malah nguap percuma hehe

      Hapus