Jumat, 09 Desember 2016

Bika Bogor Talubi Goes to Manado: Bika Khas Bogor Terbuat dari Talas dan Ubi, Lembutnya Menggoda



Berpose di depan papan nama Bika Bogor Talubi. Difoto oleh mba kasir baik hati, Trims ya pelayanannya memuaskan (dok: pribadi). 
Tayangan “Doeloe Sekarang” di Trans 7 pada tanggal 30 November 2016 silam menampilkan liputan oleh-oleh khas Bogor tepatnya di Bika Bogor Talubi (Talas dan Ubi). Saya menjadi penasaran mengingat judulnya “Bagai Air di Daun Talas”. Ya, Bogor memang tidak jauh-jauh dari yang namanya: Talas. 


Tapi, sepengetahuan saya oleh-oleh khas Bogor berupa penganan yang berbahan dasar talas sepertinya sudah banyak dan rerata berbentuk cake. Hmm, saya lantas semakin penasaran dengan liputan kali ini. Kira-kira talas nya mau diapain, ya?

Wow!

Dan ternyata memang diluar dugaan dan lain daripada yang lain karena ternyata penganan berbahan dasar talas tersebut diolah menjadi: BIKA! Mungkin agak aneh mendengar nama kue bika talas? Karena biasanya kita mendengar Bika Ambon yang merupakan oleh-oleh khas Kota Medan. P.s: Untunglah saya sudah pernah ke Ambon dan ke Medan. Serta juga sudah pernah makan kue Bika Ambon langsung di Medan, hehe. Tapi, makan kue Bika Bogor di Bogor? Nope. 

Bika Bogor Talubi sendiri merupakan pusat oleh-oleh citarasa kuliner Bogor PERTAMA di Bogor yang berdiri semenjak 2014 silam. Berlokasi di jalan Raya Gadog Puncak Bogor, Cipayung Jalan Raya Puncak Datar KM70 Puncak Bogor, Jalan H. Sholeh Iskandar Bogor dan di Jalan Raya Padjajaran Bogor. Misi yang diusung begitu luar biasa diantaranya “Menjadikan Bika Bogor oleh-oleh khas Bogor yang tidak ada di kota manapun. Dengan resep rahasia yang tidak mudah ditiru sehingga kami pertama dan terbesar di Kota Bogor. Dan kami pun ingin sektor ekonomi di Kota Bogor menjadi lebih maju agar masyarakat Kota Bogor menjadi sejahtera” 

The one and only, Bika Bogor! (dok: pribadi)
Papan nama Bika Bogor (dok: pribadi)
Lebih lanjut, tayangan reportase Bika Bogor Talubi langsung dari dapurnya tersebut dengan jelas memperlihatkan rahasia proses pembuatan Bika Bogor berbahan dasar talas mulai dari pengolahan talas hingga pemanggangan kue bika. Saya pun menyimak tayangannya dengan cermat...sambil ngiler tentunya hehe. Berikut langkah-langkah yang disajikan. Check it out!

Tahap 1 Proses awal penyiapan bahan baku dan pembersihan

Talas Bogor sebagai bahan baku utama (dok: https://www.youtube.com/watch?v=Z4isa1z5ZdI)
Talas dibersihkan dan dipotong-potong (dok: https://www.youtube.com/watch?v=Z4isa1z5ZdI)
Talas yang sudah dipotong dadu dimasukkan ke dalam loyang (dok: https://www.youtube.com/watch?v=Z4isa1z5ZdI)
Talas dicampur dengan air (dok: https://www.youtube.com/watch?v=Z4isa1z5ZdI)
Rendaman talas dicampur dengan garam (dok: https://www.youtube.com/watch?v=Z4isa1z5ZdI)
Talas lalu dicuci hingga bersih dengan larutan air garam untuk mengeluarkan lendir dan kotoran (dok :https://www.youtube.com/watch?v=Z4isa1z5ZdI)
Tahap 2 Proses pengolahan

Tampilan mesin kukus (dok: https://www.youtube.com/watch?v=Z4isa1z5ZdI)
Talas yang sudah bersih lalu dikukus (dok: https://www.youtube.com/watch?v=Z4isa1z5ZdI)
Penyiapan bahan (dok: https://www.youtube.com/watch?v=Z4isa1z5ZdI)
Talas diblender (dok: https://www.youtube.com/watch?v=Z4isa1z5ZdI)
Faktor kebersihan ialah nomor satu (dok: https://www.youtube.com/watch?v=Z4isa1z5ZdI)
Proses penyaringan (dok: https://www.youtube.com/watch?v=Z4isa1z5ZdI)
Proses pencampuran bahan (dok: https://www.youtube.com/watch?v=Z4isa1z5ZdI)
Bahan lalu diaduk (dok: https://www.youtube.com/watch?v=Z4isa1z5ZdI)
Proses penyaringan dilakukan kembali demi mendapatkan citarasa yang lembut (dok: https://www.youtube.com/watch?v=Z4isa1z5ZdI)
Ragi lalu dimasukkan bertujuan untuk membentuk rongga dalam bika (dok: https://www.youtube.com/watch?v=Z4isa1z5ZdI)
Adonan bercampur lagi lalu dimixer (dok:https://www.youtube.com/watch?v=Z4isa1z5ZdI)
Adonan bika lalu dimasukkan ke dalam wajan (dok:https://www.youtube.com/watch?v=Z4isa1z5ZdI)
Adonan lalu dimixer (dok: https://www.youtube.com/watch?v=Z4isa1z5ZdI)
Setelah dimixer lalu disaring kembali agar adonan terasa lebih lembut (dok: https://www.youtube.com/watch?v=Z4isa1z5ZdI)
Proses fermentasi dilakukan sekitar 2 jam (dok: https://www.youtube.com/watch?v=Z4isa1z5ZdI)
Tampilan adonan yang telah difermentasi (dok: https://www.youtube.com/watch?v=Z4isa1z5ZdI)
Tahap 3 Proses akhir pencetakan dan pemanggangan

Adonan diberikan perasa dan pewarna makanan (dok: https://www.youtube.com/watch?v=Z4isa1z5ZdI)
Adonan diaduk (dok: https://www.youtube.com/watch?v=Z4isa1z5ZdI)
Pencetakan adonan untuk bika mini (dok: https://www.youtube.com/watch?v=Z4isa1z5ZdI)
Pencetakan adonan untuk bika loyang (dok:https://www.youtube.com/watch?v=Z4isa1z5ZdI)

Proses pemanggangan bika (dok:https://www.youtube.com/watch?v=Z4isa1z5ZdI)
Voila! Bika Talas Mini siap disantap (dok:https://www.youtube.com/watch?v=Z4isa1z5ZdI)
Hmm, setelah menyaksikan tayangan tersebut saya semakin penasaran bagaimana ya rasanya Bika Bogor berbahan dasar talas dan ubi tersebut? Pastinya manissssss dan lembut.

Akhirnya tanpa menunggu waktu lama keesokan harinya tepat tanggal 1 Desember (pas gajian, hehe) selepas pulang kerja saya langsung menuju Bika Bogor Talubi yang terletak di Jalan Raya Padjajaran No. 20 (seberang Balebinarum), Baranangsiang – Kota Bogor. Rintik hujan tidak menyurutkan langkah, saya lalu memesan ojeg online dan bertolak dari Stasiun Bogor menuju Bika Bogor Talubi

Akhirnya, tiba di toko Bika Bogor Talubi berlokasi di Jalan Padjajaran Bogor (dok: pribadi)
Setibanya di toko Bika Bogor Talubi saya disambut hangat oleh mba-mba cantik. Mereka mempersilahkan saya mencoba tester Bika Bogor rasa spesial nangka. Hmm, enak! 

Bika Bogor spesial rasa nangka (dok: pribadi)
Suasana toko sangat rapi dan bersih. Semua produk tertata rapi dan harganya pun sangat terjangkau. Pelanggan maupun pembeli merasa sangat betah berlama-lama di dalam toko.

Suasana toko yang rapi dan bersih (dok: pribadi)
Terasa sangat cozy (dok: pribadi)
Bermodalkan informasi dari tayangan di Trans 7 kemarin, saya lalu membeli Bika Bogor Mini yang didalamnya berjumlah 10 pcs dan berisi varian bika rasa talas, cocopandan dan nangka. Bika Bogor Mini dibanderol dengan kisaran harga Rp 29 ribu. Bika Bogor mini dengan varian rasa memiliki komposisi bahan yang terbuat dari santan, telur, gula, tepung sagu, talas, nangka dan saripati pandan. 

Varian rasa Bika Bogor mini (dok: pribadi)
Tampilan kemasan Bika Bogor mini di etalase dengan kemasan lama (dok: pribadi)
Tampilan kemasan baru Bika Bogor mini (dok: pribadi)
Sebagai pelengkap rasa, saya juga membeli Bika Bogor “loyang” spesial rasa ubi madu seharga Rp 34 ribu. Bika Bogor Ubi Madu memiliki komposisi santan, telur, gula, tepung sagu, ubi dan ragi. Dijelaskan pula kandungan gizinya bahwa ubi memiliki manfaat antioksidan yang tinggi yang berkhasiat mencegah penuaan dini. Serta vitamin C yang terkandung dalam ubi cilembu memiliki kegunaan yang sangat penting guna membantu mengoptimalkan kekebalan tubuh dan meningkatkan daya tahan tubuh kita.

Bika ubi madu (dok: pribadi)
Tampilan Bika Bogor ubi madu di etalase toko (dok: pribadi)
Fyi, Bika Bogor ubi madu ini terbuat dari ubi manis yaitu ubi cilembu. Pun, Bika Bogor talas tentu terbuat dari talas. Sedangkan Bika Bogor nangka dan cocopandan merupakan perpaduan bahan yang terbuat dari talas dan ubi alias talubi. Oya, selain Bika Bogor tersedia pula beraneka macam oleh-oleh khas Nusantara lainnya yang citarasa dan kualitasnya tidak diragukan lagi. Selain membeli kue Bika Bogor saya pun membeli stik talas seharga Rp 15 ribu dan Sambal Mercon Solana seharga Rp 27 ribu. Yummy! 

Wait!

Selang beberapa menit, tetiba toko Bika Bogor langsung diserbu oleh segerombolan anak kecil beserta ibunya masing-masing. Suasana toko sore itu langsung riuh dan tiap anak berebutan merengek minta dibelikan kue oleh ibunya. Ada yang minta kue bika mini karena bentuknya yang lucu, kecil dan berwarna-warni. Adapula yang keenakan menghabiskan tester Bika Bogor rasa nangka. Mereka doyan karena rasanya yang manis. Ibu-ibunya pun tidak mau ketinggalan. Petugas toko Bika Bogor sampai kewalahan mengeluarkan stok Bika Bogor mereka. Alhamdulillah, laris manis!

Suasana Bika Bogor Talubi yang ramai (dok: pribadi)
Petugasnya sibuk melayani pembeli (dok: pribadi)
Setibanya di rumah saya langsung membagi kue Bika Bogor mini kepada anak-anak kosan lainnya dan komentar mereka ialah: ENAK! Ternyata mereka juga baru ngeh kalau ternyata ada kue bika khas Bogor bahkan terbuat dari talas dan ubi yang sudah jelas menyehatkan. Berkat Bika Bogor suasana menjadi lebih cair. Hmm, meskipun ukurannya yang mini ternyata Bika Bogor mini mampu memberikan dampak yang besar dan rasanya juga cetar.

Sharing is caring. Tetiba saya teringat orang rumah yang nun jauh di seberang pulau sana. Bukankah kebahagiaan ialah ketika kita mampu membagi apa yang kita senangi dengan orang lain apalagi keluarga sendiri? Maka, saya pun berinisiatif kembali ke toko Bika Bogor Talubi pada tanggal 5 Desember 2016 selepas pulang kerja dan saya kembali membeli Bika Bogor Mini sebanyak 3 kotak.

Proses pembungkusan paket Bika Bogor mini ala saya sendiri dan siap kirim ke Manado (dok: pribadi)
Saya lalu buru-buru langsung mengepaknya secara rapi dan berniat mengirimkannya via pos keesokan harinya. Berhubung kue Bika Bogor ini tanpa bahan pengawet sehingga hanya tahan selama 4 hari saja, maka saya meminta pihak pos mengirimkannya dengan layanan ekspres/kilat agar bisa langsung tiba keesokan harinya. Dan benar saja setibanya di Manado, kue Bika Bogor tersebut langsung tandas seketika dan ludes dilahap. Bahagianya!

Alhamdulillah paket Bika Bogor telah tiba di Manado (dok: kiriman seseorang)
Bika Bogor Mini langsung diserbu peminatnya (dok: kiriman seseorang)
Hmm, rasa cocopandan enak! (dok: kiriman seseorang)
Rasa talas juga enaaak! (dok: kiriman seseorang)
Yeay akhirnya Bika Bogor sampai di Manado! HORE! Info foto: Bika Bogor di depan Manado Town Square (dok: kiriman seseorang)
Bika Bogor Talubi memang diperuntukkan untuk semua kalangan usia dan bisa menjadi alternatif pilihan oleh-oleh khas Bogor. Selain itu, kehalalannya tentu tidak diragukan lagi. Yuk, kapan lagi makan Bika Bogor yang beneran berasal dari Bogor? Akhir kata, Selamat Ulang Tahun Bika Bogor Talubi. Semoga selalu di hati! Terimakasih :)

Oya, Psst. Bika Bogor Talubi sedang ada promo, lho (syarat dan ketentuan berlaku)! Buruaaannn...

Diskon 30 persen! (dok: pribadi)
Cat: tulisan diikutsertakan dalam Kompetisi Blogging Bika Bogor Talubi

dok: FB Bika Bogor Talubi

2 komentar:

  1. Wah sama pendapat kita, Bika Bogor emang lembut dan lezat.

    BalasHapus
  2. kalo dulu nyari bika yang enak tuh mesti dari medan, tapi rekarang ada bika bogor talubi yang juga nggak kalah enaknya.. :9

    BalasHapus