Jumat, 03 Maret 2017

HOOQ, Setia Setiap Saat: Film Harga 5 Perak!

Saya merupakan pengguna salah satu provider kartu prabayar. Menariknya setiap kali melakukan pengisian paket data, otomatis saya akan mendapatkan bonus kuota paket data HOOQ. Alhasil, dari beberapa kali pengisian paket data akhirnya saya memiliki puluhan Giga Byte kuota untuk menikmati konten HOOQ. Lumayan, kan?

Tapi, HOOQ itu apa sih?


HOOQ adalah aplikasi streaming untuk menonton film. Melalui HOOQ, kita bebas menonton film atau serial TV terbaik, lokal dan Hollywood kapan saja dan dimana saja. Masih belum percaya? Nih, ragam keunggulan HOOQ diantaranya yaitu: 10 ribu films dan serial TV dengan harga yang murah meriah (kurang dari goban!). Dijamin kita bisa menonton film sampai mabok, haha! Selain itu HOOQ memiliki koleksi film lokal dan Hollywood terbesar di Asia. Asyiknya lagi tontonannya bebas iklan dan bebas gangguan. Eits, masih ada lagi kelebihannya yaitu kita bebas download dan menonton offline di semua perangkat dan fleksibel dilakukan dimana saja dan kapan saja.

Kepopuleran laman hooq.tv pun dapat dilansir melalui laman Alexa.com dan diperoleh hasil bahwa HOOQ menempati ranking ke 56.532 secara global dan ranking ke 1.423 di Indonesia. Selain itu traffic nya terus mengalami peningkatan selang beberapa tahun belakangan ini. Wow!

dok: www.alexa.com/siteinfo/www.hooq.tv
Adapun pengunjung terbanyak di laman HOOQ didominasi oleh pengunjung yang berasal dari Indonesia sebesar 50,1 persen. Lalu sisanya tersebar merata di beberapa negara diantaranya oleh pengunjung dari Phillipines sebesar 18,7 persen, Thailand sebesar 10,3 persen, India sebesar 10,1 persen dan Singapore sebesar 3,6 persen. Hal ini menegaskan bahwa Indonesia masih menjadi pangsa terbesar untuk layanan HOOQ.

dok:: www.alexa.com/siteinfo/www.hooq.tv
Secara demografi sendiri, penikmat HOOQ berdasarkan gender atau jenis kelamin didominasi oleh kalangan kaum pria. Selain itu bila dirinci berdasarkan latar belakang pendidikan, maka mereka yang telah tamat sekolah dan berasal dari perguruan tinggi merupakan penikmat HOOQ yang setia. Penikmat HOOQ juga biasanya mengakses laman ini berdasarkan lokasi browsing yaitu di rumah dan/atau di tempat kerja. 

Nah, saya sendiri bisa jadi merupakan salah satu perwakilan dari besaran demografi dan pengunjung dari Indonesia tersebut. Setelah melakukan download dan instal aplikasi HOOQ melalui Playstore Android (cek: disini) ke dalam smartphone demi memanfaatkan jumlah bonus kuota puluhan Giga Byte yang saya miliki, saya bebas menonton tayangan di HOOQ apa saja, kapan saja dan dimana saja. 

HOOQ memiliki fitur temukan, telusuri dan saya (dok: app playstore HOOQ)
Semisal, di kampus ketika sedang menunggu dosen untuk bimbingan atau menunggu dosen datang untuk memulai perkuliahan. Selama ini buku bacaan terkadang menjadi medium yang menarik dalam menemani kegamangan ketika menunggu. Tetapi, ternyata ada medium lain yang jauh lebih menarik. Pasalnya, menonton tayangan film yang diangkat dari kisah novel tentu lebih menarik daripada hanya membaca novelnya saja, kan? HOOQ lantas menghadirkan ragam kemungkinan tersebut. Oscar Wilde pernah bilang bahwasanya “Tidak mengerjakan apapun itu betul-betul merupakan kerja keras”. Jadi, menunggu bagi saya merupakan “saat teduh”. Semenjak ada HOOQ, saya gemar mengisi kekosongan waktu menunggu tersebut dengan menonton film agar lebih rileks dan tenang. Terkadang saya pun menonton dengan teman-teman sembari menunggu dosen datang. Tontonan yang saya gemari ketika menunggu di kampus ialah genre drama seperti “Filosofi Kopi”. Hebatnya lagi ialah ketika dosen datang di sela menunggu kita dapat menyimpan sementara tontonan tersebut dan melanjutkannya lagi kemudian. Praktis, kan?


Pengalaman selanjutnya ialah menonton HOOQ di angkutan umum ketika sedang dalam perjalanan menuju ke tempat kerja. Semisal di angkot, bus ataupun kereta. Bukan rahasia lagi bahwa angkutan umum di tanah air terkadang belum bisa ditolerir. Contohnya saja di stasiun yang selalu penuh dengan sesak. Telat semenit saja, sudah pasti terancam tidak memperoleh tempat duduk di kereta sehingga akhirnya harus berdiri. Kesal? Iya! Bete? Pasti! Tapi, Brendan Gill pernah bilang “Tidak ada sedikit pun bukti bahwa kehidupan ini serius”. Ya, berdiri di kereta yang membawa saya dari stasiun Bogor menuju ke Jakarta kota bisa menjadi hal yang menyenangkan karena ditemani tontonan yang disajikan oleh HOOQ. Di tengah padatnya kerumunan penumpang kereta, sembari berdiri saya gemar menonton tayangan genre serial komedi seperti “F.R.I.E.N.D.S”. Bahkan pernah suatu ketika sembari menonton, penumpang di samping saya tiba-tiba saja tertawa. Eh, setelah saya perhatikan ternyata dia sedang menyimak tontonan yang sedang saya tonton. Mungkin dia juga saking penasaran kenapa saya tertawa sendiri. “Lucu ya, mbak”, sahutnya. Akhirnya kami pun menonton dan tertawa bersama di kereta. Benar ya kata Josh Billings bahwa “Tertawa adalah petasan jiwa”. Jadi, tertawalah!


Tidak hanya di kampus ataupun dalam perjalanan, menonton HOOQ di rumah juga dapat menjadi aktivitas yang sangat menyenangkan. Berhubung saya merupakan anak kosan jadi memiliki televisi di kamar merupakan suatu keniscayaan. Bukan tidak mungkin hanya saja guna menghemat pengeluaran berupa tagihan listrik yang membengkak maka memilih untuk tidak memiliki televisi merupakan suatu keputusan yang dirasa cukup bijak. Kendati demikian terkadang memang kita membutuhkan hiburan. (Hayo, mana suara anak kosan? Haha!). Ya, tontonan gratisan melalui HOOQ ini salah satu jalan keluarnya. Bagi saya kamar semacam menjadi tempat untuk melakukan kontemplasi. Aristotle sih bilangnya "Kontemplasi adalah bentuk kegiatan tertinggi". Menonton pun dapat menjadi satu alternatif kontemplasi yang bisa dilakukan. Apalagi kalau tontonannya sampai bisa bikin mewek alias menangis. Saya rasa menonton tayangan genre drama semisal “Surat dari Praha” yang benar-benar mengaduk-aduk perasaan di kamar hingga tersedu-sedu tidak ada masalah. Toh, menangis itu terbukti mampu membuang racun dari tubuh. Jadi, setelah lelah beraktivitas seharian menunggu dosen di kampus dan/atau bekerja mencari tambahan penghasilan serta menghabiskan waktu seharian di perjalanan, menangis dikarenakan tontonan film dirasa dapat menjadi pengurang stres yang sangat bermanfaat dan baik bagi kita. Serta tentunya merupakan aktivitas yang menyenangkan untuk mengurangi ketegangan. Terimakasih, HOOQ!


By the way, kalau kalian tidak punya kuota gratisan untuk menonton di HOOQ seperti yang saya miliki tidak perlu khawatir karena kalian bisa menikmati hiburan tanpa batas di HOOQ dengan berlangganan hanya sebesar Rp 49.500 per bulan. Bayangkan kalian bisa menonton puluhan ribu film hanya dengan duit goban? Ya ampun, per film seharga 5 perak. Murah, kan? Ayo, buruan!

Cat: tulisan diikutsertakan dalam HOOQ Time Anytime Blogger Competition
Teman-teman yang ingin ikutan kompetisi ini bisa klik disini

2 komentar:

  1. Aplikasi yang asik ya buat menonton film,

    Deddyhuang.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya pak asik karna praktis dan murah meriah. Terimakasih sdh mampir. Salam

      Hapus