Kamis, 21 Desember 2017

Secangkir Semangat Kopi Murni untuk Inspirasi Literasi

Caribou Coffee (dok: pribadi)
“Jarang lho ada perempuan yang suka minum kopi"
Saya hanya tersenyum mendengar celetukan salah seorang teman tersebut dan tidak berniat menimpali. Bagi sebagian orang dengan pemikiran yang (maaf) agak "seksis", tentunya melihat perempuan peminum kopi cukup mengherankan. Bagi saya pribadi, kopi pada awalnya hanya sekedar minuman penghilang kantuk ketika larut menyapa dan tugas-tugas belum juga terselesaikan. Lama kelamaan ternyata cukup nyaman juga berkawan dengan minuman hitam pekat tersebut.

Adapun secangkir minuman penghilang kantuk tersebut bernama kopi “Kapal Api” yang merupakan kopi yang berasal dari paduan biji kopi pilihan arabika dan robusta. Kopi Kapal Api semenjak dulu dipercaya menjadi pemberi “Semangat untuk Indonesia”. Kopi bubuk Kapal Api Special dibuat dari biji kopi pilihan menghasilkan kopi yang harum dan enak. Sesuai dengan kepercayaan bahwa: Biji kopi pilihan ciptakan kopi enak. 

Hmm, yang menjadi pertanyaan mengapa kopi Kapal Api Jelas Lebih Enak?

Jawabnya ialah karena terbuat dari 100 persen kopi murni!

Kopi kapal api selalu menemani hari-hari penuh ide dan inspirasi (dok: pribadi)
Semenjak duduk di bangku kuliah pada tahun 2007 silam hingga saat ini (1 dekade lamanya!), rutinitas sebagai seorang mahasiswa yang kerap disibukkan dengan tugas perkuliahan tentu sangat menyita perhatian. Terkadang kita dituntut untuk bisa multitasking guna menyelesaikan setiap pekerjaan. Hal ini terkadang memecah konsentrasi sehingga fokus menjadi berkurang. Apalagi aktivitas lembur dan begadang yang semakin tidak terelakkan. Secangkir kopi Kapal Api lantas menjadi pilihan untuk mengembalikan semangat dan mengoptimalkan pemikiran.

Kopi kapal api dan publikasi jurnal ilmiah nasional dan internasional (dok: pribadi)
Kopi kapal apai dan publikasi prosiding nasional dan internasional (dok: pribadi)
Pun, tidak hanya berperan penting dalam membantu menyelesaikan setiap tugas kampus, secangkir kopi Kapal Api juga setia menemani menghadirkan inspirasi tiada henti dalam menulis Blog (ngeblog), yang merupakan hobi sekaligus moonlighting alias pekerjan sampingan yang saya geluti semenjak duduk di bangku kuliah. Kopi Kapal Api benar-benar mampu menghadirkan semangat bagi saya untuk terus menulis dan berbagi.

Kopi kapal api dan terbitan buku antologi (dok: pribadi)
Kopi Kapal Api memiliki andil besar dalam setiap perumusan ide dan penciptaan karya berupa tulisan yang saya miliki. Beberapa tulisan tersebut telah dibukukan baik berupa jurnal, prosiding maupun buku cetak. Menempuh masa studi duduk di bangku kuliah selama 10 tahun lamanya sembari menghasilkan karya produktif tentu memerlukan inspirasi yang tak pernah putus dan asa yang tak pernah pupus. Ide yang berserakan tersebut terangkum menjadi satu dalam bingkai semangat untuk berbagi. 


Adapun berdasarkan data yang dilansir oleh International Coffee Organization (ICO) menunjukkan bahwa konsumsi kopi Indonesia pada periode 2000-2016 mengalami tren kenaikan. Pada tahun 2000, konsumsi kopi Indonesia hanya mencapai 1,68 juta bags (bungkus) @60 kg, namun pada tahun 2016 telah mencapai 4,6 juta bags @60 kg, atau melonjak lebih dari 174 persen. Bahkan sejak tahun 2011, konsumsi kopi selalu mengalami pertumbuhan hingga tahun 2016. Hal ini tentu menjadi peluang yang cukup baik bagi produsen kopi tanah air dan tentunya kabar gembira bagi para penikmat kopi.

dok: databoks.katadata.co.id
Berkenaan dengan hal tersebut, Indonesia merupakan salah satu negara terbesar penghasil dan pengekspor komoditas kopi dunia. Berdasarkan data, produksi kopi Indonesia mencapai 6,56 juta bags @60 kg, berada di peringkat empat dunia di bawah Brasil, Vietnam, Columbia. Sementara ekspor Indonesia sebesar 5,4 juta bags @60 kg dan berada di urutan lima di bawah Brasil, Vietnam, Columbia, dan Honduras. Bahkan produksi kopi domestik Indonesia pernah mencapai puncak tertingginya pada tahun 2008, yakni sebesar 698 ribu ton!

dok: databoks.katadata.co.id
Ada kebanggaan tersendiri tidak hanya sebagai penikmat kopi, melainkan karena dilahirkan dan dibesarkan di tanah air Indonesia yang kaya akan sumber daya alamnya yang melimpah terutama komoditi perkebunan yaitu kopi. Tanaman kopi di tanah air Indonesia menjadi satu potensi yang patut disyukuri dan dijaga kelestarian dan keberlanjutannya.

Akhir kata, kemurnian kopi Kapal Api tidak hanya menghadirkan kopi pilihan yang harum dan enak melainkan juga mampu memberikan semangat yang murni dan tulus untuk Indonesia. Berupa inspirasi tiada henti dan kemampuan untuk terus berbagi. Terimakasih, Kapal Api!


Referensi:

2 komentar:

  1. selalu ada kopi kapal api tiap kesempatan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya benar pak kopi kapal api setia menemani. terimakasih sudah mampir pak deddy :)

      Hapus