Senin, 11 November 2019

Jelajah Museum: Merawat Ingatan, Lestarikan Cagar Budaya Indonesia

Pemerataan Pembangunan untuk Pertumbuhan Berkualitas menjadi tema Rencana Kerja Pemerintah 2019. Didalamnya menyebutkan tentang peningkatan sektor jasa yang didorong dengan mewujudkan pusat pariwisata berdaya saing internasional berbasis cagar budaya dan ilmu pengetahuan. Cagar budaya menjadi salah satu sasaran/indikator guna meningkatkan kapasitas sumber daya pembangunan kebudayaan dalam mendukung upaya perlindungan, pengembangan dan pemanfaatan kebudayaan. 


Upaya meningkatkan kemajuan dan pelestarian kebudayaan untuk memperkuat karakter dan memperteguh jati diri bangsa, meningkatkan kesejahteraan rakyat, dan mempengaruhi arah perkembangan peradaban dunia diantaranya melalui upaya pengembangan dan pemanfaatan kekayaan budaya. Hal ini bertujuan memperkuat karakter bangsa dan kesejahteraan rakyat mencakup diantaranya pelestarian cagar budaya guna meningkatkan kesejahteraan rakyat. Mengingat pertimbangan wisatawan mancanegara memilih destinasi Indonesia diantaranya dikarenakan adanya peninggalan sejarah dan warisan budaya. 

dok: databoks katadata
Kendati demikian masih terdapat tantangan belum optimalnya pengembangan dan pemanfaatan sumber daya kebudayaan untuk kesejahteraan rakyat. Potensi sumber daya kebudayaan Indonesia sangat besar. Namun, kekayaan budaya tersebut belum dikembangkan dan dimanfaatkan secara optimal untuk kesejahteraan rakyat. 

Capaian Utama Pembangunan Cagar Budaya Indonesia

Berdasarkan hasil pencarian pada Sistem Registrasi Nasional Cagar Budaya Kemdikbud, data registrasi oleh Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman, Kemdikbud menunjukkan rekapitulasi data registrasi objek cagar budaya berdasarkan tahap-tahap pendaftaran sampai dengan penetapan dan penomoran registrasi nasional menunjukkan data terbaru dimana cagar budaya yang terdaftar berjumlah 96.253; Cagar budaya yang terverfikasi sebanyak 48.879; Rekomendasi cagar budaya sebanyak 1.619; dan jumlah cagar budaya sebanyak 1.512. 

dok: https://cagarbudaya.kemdikbud.go.id/
Cagar budaya berdasarkan kategori didominasi oleh bangunan sebanyak 988. Selanjutnya disusul oleh situs (327), struktur (109), benda (63) dan Kawasan (25). Jadi, bangunan cagar budaya menjadi peluang dan potensi kedepannya untuk terus dirawat dan dilestarikan. 

dok: https://cagarbudaya.kemdikbud.go.id/
Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman, Kemdikbud melansir beberapa data terkait dengan grafik penetapan objek cagar budaya sejak 2013 yang berjumlah 129 dimana pada tahun 2018 terdapat 14 objek penetapan. Selain itu, rekomendasi objek cagar budaya berjumlah 1.619 dimana pada tahun 2019 terdapat 155 objek rekomendasi. 

dok: https://cagarbudaya.kemdikbud.go.id/
dok: https://cagarbudaya.kemdikbud.go.id/
Verifikasi objek terdaftar berjumlah 48.879 dimana pada tahun 2019 terdapat 7.275 objek yang sudah verifikasi. Sedangkan pendaftaran cagar budaya berjumlah 96.253 dimana terdapat jumlah pendaftaran pada tahun 2019 sebanyak 10.032 objek. 

dok: https://cagarbudaya.kemdikbud.go.id/
dok: https://cagarbudaya.kemdikbud.go.id/
Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman, Kemdikbud juga melansir cagar budaya berdasarkan provinsi. Dimana terlihat bahwa Provinsi Jawa Tengah memiliki jumlah cagar budaya terbanyak sejumlah 274. Pada kesempatan ini saya ingin menuliskan catatan “penjelajahan” saya ke beberapa lokasi cagar budaya di tanah air khususnya di wilayah Jawa Tengah, Jawa Barat dan DKI Jakarta. 

dok: https://cagarbudaya.kemdikbud.go.id/
Jelajah Museum: Kontribusi Upaya Pelestarian Cagar Budaya Indonesia 

Museum Masjid Agung Demak, Kabupaten Demak – Jawa Tengah 

Menara Masjid Agung Demak menjadi ciri khas tersendiri dari Masjid Agung Demak. Menara ini terdaftar di 8 September 2017 dan termasuk kategori benda. Masjid ini dikelola oleh Ta’mir Masjid Agung Demak. Bangunan sebagai tempat adzan ini didirikan dengan konstruksi baja. Pemilihan konstruksi baja sekaligus menjawab tuntutan modernisasi abad XX. Pembangunan menara diprakarsai para ulama, seperti KH.Abdurrohman (Penghulu Masjid Agung Demak), R.Danoewijoto, H.Moh Taslim, H.Aboebakar, dan H.Moechsin. 

dok: pribadi
dok: pribadi
dok: pribadi
Sedangkan Masjid Agung Demak masuk dalam kategori cagar budaya situs dan dikelola oleh Yayasan Sunan Muria. Masjid Agung Demak berkaitan erat dengan keberadaan Kerajaan Demak yang muncul pada akhir kejayaan Kerajaan Majapahit. Raja pertama kerajaan tersebut adalah Raden Patah yang diangkat oleh wali songo. Disamping sebagai pusat pemerintahan, Demak sekaligus menjadi pusat penyebaran agama Islam di pulau Jawa. Masjid Agung Demak pada dasarnya berdiri pada empat tiang pokok atau disebut soko guru. Fungsi tiang-tiang ini adalah sebagai penyangga bangunan. 

Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Kota Surakarta – Jawa Tengah 

Berlokasi di Kota Surakarta dan masuk dalam kategori cagar budaya kawasan. Kawasan ini dikelola oleh Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat dan Pemerintah Kota Surakarta dengan SK Penetapan SK Walikota No646/1-R/1/2013, SK Menteri No208/M/2017 dan SK Walikota No432/38.6/1/2017. Kawasan Cagar Budaya Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat membentuk tata ruang yang membujur dari utara ke selatan yang terbagi tiga area, yaitu: (1) area di luar tembok beteng Baluwarti bagian utara dan selatan; (2) area di dalam tembok beteng Baluwarti; dan (3) area di dalam Cepuri. 

dok: pribadi

dok: pribadi
Keraton Kasunanan Surakarta merupakan kategori cagar budaya situs dengan SK Penetapan SK Menteri NoPM.03/PW.007/MKP/2010. Keraton ini dikelola oleh Keraton Kasunanan Surakarta. Keraton Surakarta adalah kompleks bangunan kuno yang masih ada sebagai warisan budaya Jawa, khususnya Surakarta, yang berfungsi sebagai tempat tinggal Raja dan keluarganya. Didirikan oleh Ingkang Sinuwun Susuhunan Paku Buwono II pada tahun 1745. 

Museum RA Kartini, Kabupaten Jepara – Jawa Tengah 

Beberapa barang peninggalan yang masih tersimpan rapi di Museum RA Kartini diantaranya ialah Mesin Jahit dan Kursi RA Kartini yang termasuk kategori benda. Mesin jahit ini dikelola oleh Pemerintah Kabupaten Jepara. 

Mesin jahit RA Kartini (dok: pribadi)

dok: pribadi
Museum Bank Indonesia, Jakarta Barat – DKI Jakarta 

Didaftarkan pada tanggal 3 Oktober 2017 dan termasuk kategori bangunan. Museum Bank Indonesia dikelola oleh Bank Indonesia. Pintu masuk Museum Bank Indonesia menggunakan kaca patri mozaik indah. Kaca patri ini dibuat oleh seniman Belanda bernama Ian Sihouten Frinsenhouf dengan total 1.509 panel kaca patri. 

dok: pribadi
Museum Bank Mandiri, Jakarta Barat – DKI Jakarta 

Didaftarkan pada 20 Juli 2016 dan termasuk kategori bangunan. museum Bank Mandiri dikelola oleh Bank Mandiri. Gedung Museum Bank Mandiri didirikan pada tahun 1929 sebagai kantor pusat Nederlandsche Handel Maarschappij (NHM) yang juga dikenal sebagai Factorij. Sama halnya dengan Museum Bank Indonesia, bangunan Museum Bank Mandiri mempunyai sebuah jendela kaca patri pada ruang tangga yang menghubungkan banking hall dengan lantai 3. Dinding di lobby lantai 3 dihiasi dengan mosaic berwarna emas yang membentuk pola geometris. 

dok: pribadi
Monumen Pancasila Sakti, Jakarta Timur – DKI Jakarta 

Berlokasi di Jakarta Timur dan masuk dalam kategori situs. Monumen Pancasila dimiliki oleh Pemerintah cq TNI dengan SK Penetapan SK Menteri NoPM.13/PW.007/MKP/05 DAN SK Gubernur No475 tahun 1993. 

dok: pribadi
dok: pribadi
Monumen dan Museum PETA, Kota Bogor – Jawa Barat 

Berlokasi di Kota Bogor dan masuk dalam kategori cagar budaya bangunan. Museum PETA dikelola oleh Yayasan PETA dengan SK Penetapan SK Menteri NoPM.26/PW.007/MKP/2007. Bangunan ini didirikan pada tahun 1745 dan bekas tangsi tentara KNIL dan dapat menampung 1 batalyon infantri tentara. Pada jaman Jepang digunakan untuk mendidik perwira tentara sukarela PETA. 

dok: pribadi

dok: pribadi
dok: pribadi
Adapun tentara PETA merupakan tentara kebangsaan yang oleh pemimpin-pemimpin pergerakan bangsa Indonsia pada waktu itu memang dipersiapkan untuk menjadi tentara kebangsaan dari negara Indonesia merdeka. 

Museum Zoologi, Kota Bogor – Jawa Barat 

Berlokasi di Kota Bogor dan masuk dalam kategori cagar budaya bangunan. Museum Zoologi dikelola oleh LIPI dengan SK Penetapan SK Menteri NoPM.26/PW.007/MKP/2007. Museum Zoologi didirikan pada tahun 1894 atas gagasan J.C. Koningsberger dengan nama Landbouw Zoologisch Laboratorium. Fungsi utama dari bangunan ini semula adalah sebagai laboratorium untuk penelitian hewan pengganggu tanaman pertanian yang termasuk dalam S’Lands Plantentuin (Kebun Raya Bogor). Kemudian pada tahun 1901, didirikan gedung baru yang digunakan untuk ruang koleksi, ruang kerja, ruang pameran dan laboratorium. 

dok: pribadi
Arah Kebijakan dan Strategi Pembangunan Cagar Budaya Indonesia

Kedepan dibutuhkan upaya revitalisasi dan aktualisasi nilai budaya dan kearifan lokal yang diantaranya mencakup peningkatan akses dan kualitas pelayanan museum. Pemerintah melalui jenis Dana Alokasi Khusus Non-Fisik sebenarnya telah mengalokasikan dana bantuan operasional penyelenggaraan museum. Hal ini merupakan inisiatif baru yang akan disinkronkan dengan penyusunan RKP. Pengalokasian anggaran diperuntukkan bagi operasional penyelenggaraan museum. 

Akhir kata, kepribadian dalam kebudayaan harus dicerminkan dalam setiap aspek kehidupan. Kemandirian sesungguhnya mencerminkan sikap seseorang atau sebuah bangsa mengenai jati dirinya, masyarakatnya, serta semangatnya dalam menghadapi berbagai tantangan. Karena menyangkut sikap, kemandirian pada dasarnya adalah masalah budaya dalam arti seluas-luasnya. Di satu sisi, kekayaan budaya Indonesia dikenal bukan saja karena warisan benda-benda bersejarah, namun juga karena tradisi lisan dan kebiasaan masyarakat lainnya yang diakui oleh dunia. 

Satu hal yang pasti, bahwa perayaan dan kegembiraan adalah bagian penting dalam pelestarian kebudayaan. Modal berharga untuk membangun optimisme dan pada saat yang sama, kebanggaan! Ayo turut berpartisipasi pada Kompetisi “Blog Cagar Budaya Indonesia: Rawat atau Musnah!”. 

dok: https://cagarbudaya.kemdikbud.go.id/

Minggu, 27 Oktober 2019

Review GoClean: Aplikasi Layanan Kebersihan Tuntas, Bebas Beban Menuju Hidup Berkualitas

dok: https://www.gojek.com/blog/GoClean-CaraPraktis/
Sebagai seorang istri sekaligus calon ibu yang bekerja kantoran, menyelesaikan pekerjaan domestik rumah tangga membutuhkan manajemen waktu yang baik. Tentu saja hal ini diperlukan guna menghindari beban kerja yang berlebihan. Apalagi saat ini saya tengah mengandung dengan usia kehamilan di Trimester 2, sehingga saya perlu memperhatikan daya tahan tubuh supaya tidak terlalu capek. 

Agar tanggung jawab dalam mengemban peran ganda sebagai istri sekaligus calon ibu yang baik dapat seiring sejalan, saya harus cekatan dan pintar memilih “bala bantuan” dalam menyelesaikan pekerjaan di rumah. Khususnya dalam membersihkan seisi rumah dan perabotan. 

Akhir pekan merupakan waktu yang pas untuk beristirahat sejenak di rumah, setelah berhari-hari ditinggal bekerja. Pasalnya, terkadang pulang kantor, saya dan suami sudah capek. Besoknya, kami harus berangkat ke kantor pagi hari. Begitu seterusnya siklus hidup rutinitas bekerja yang kami jalani. Alih-alih membersihkan rumah di akhir pekan, kami malah ingin bersantai saja. 

Lantas, bagaimana dengan kebersihan rumah? Solusinya ialah GoClean

dok: pribadi
Untunglah di era digital seperti saat ini, banyak tersedia ragam pilihan aplikasi yang menyediakan alternatif jasa layanan profesional untuk kebersihan. Semisal, GoLife melalui layanan GoClean yaitu layanan kebersihan profesional yang bisa diakses melalui aplikasi GoLife. 


Saat ini GoClean telah beroperasi di lebih dari 20 kota di seluruh Indonesia. Untuk area Jabodetabek sendiri tersedia harga yang ditawarkan oleh GoClean cukup bervariasi. Misalnya, dengan peralatan pribadi mulai dari Rp 40 ribu. Sedangkan bila memakai peralatan GoClean maka mulai dari Rp 50 ribu. Untuk setrika harganya mulai dari Rp 40ribu. Meski demikian, tidak tanggung-tanggung layanan yang ditawarkan memiliki garansi, asuransi dan ditangani oleh mitra yang berpengalaman. 

GoClean memberikan jaminan On-Demand yang berarti mitranya siap membasmi kotoran dan ruangan berantakan dimanapun kita tinggal saat dibutuhkan. Selain itu, GoClean juga memberikan jaminan bahwa mitranya terlatih karena telah mengikuti pelatihan resmi yang telah distandardisasi oleh GoLife. Serta, mitra yang terpercaya karena bekerja sesuai SOP dibawah pengawasan GoLife. 

Hmm, lalu bagaimana cara akses layanan GoClean? Mudah, kok! Silahkan download/update aplikasi GoLife di ponsel, lalu klik icon GoClean. Silahkan pilih layanan yang diinginkan serta preferensi jenis kelamin penyedia jasa. Setelah itu, tentukan waktu dan tanggal pesanan serta masukkan alamat. Lalu, klik "Pesan". Sistem secara otomatis akan memberikan penyedia jasa yang terdekat dengan lokasi kita. 

dok: pribadi
Alhasil, pada Sabtu, 26 Oktober 2019 saya melakukan pemesanan kategori layanan Spesial berupa “Paket Apartemen” dengan spesifikasi 2 Bedroom (BR). Untuk paket apartemen sendiri disinyalir sangat cocok bagi kami yang tinggal di apartemen. FYI, kami tidak perlu menyiapkan peralatan pembersihan karena pembersihan apartemen akan dilakukan dengan menggunakan peralatan dan chemical milik GoClean. 
dok: pribadi
dok: pribadi
dok: pribadi
Kebetulan, GoClean sedang ada Diskon Manis Manja 50% bebersih rumah sama GoClean dari jam 16.00 – 20.00. GoClean mengusung tema Bebersih di Kala Senja dengan kode voucher BERSIHSENJA. Periode diskonnya dari tanggal 14 – 27 Oktober 2019. 

dok: app GoLife/GoClean
Tanpa menunggu waktu lama, saya pun langsung menggunakan kode diskon tersebut untuk bebersih apartemen. Pihak GoLife memberikan tata cara memakai voucher yaitu: 1) Pastikan sudah install/update aplikasi GoLife versi terbaru; 2) Tekan “Use Voucher” / “Pakai Voucher” dan masuk ke halaman GoClean di aplikasi GoLife; 3) Pilih layanan sesuai kebutuhan dan lengkapi detail pesanan; 4) Tentukan waktu, lokasi pesanan dan pilih metode pembayaran; 5) Konfirmasi ulang semua detail pesanan lalu klik “PESAN”; 6) Biaya layanan akan terpotong otomatis sesuai nominal voucher. 

dok: pribadi
Selain itu, tersedia syarat dan ketentuan penggunaan voucher diskon antara lain: 1) Voucher hanya berlaku untuk layanan GoClean; 2) Voucher hanya berlaku untuk pemesanan pada pukul 16.00 – 20.00 di waktu setempat; 3) Ada nominal maksimal diskon; 4) Voucher hanya berlaku untuk 1 (Satu) kali pemesanan; 5) Ada batas waktu penggunaan Voucher setelah diterima; 6) Voucher tidak bisa digabung dengan promo lainnya; 7) Voucher berlaku untuk metode pembayaran tertentu; 8) Voucher berlaku di seluruh wilayah operasional GoClean; 9) Voucher tidak bisa ditukar dengan voucher lain atau uang tunai dalam kondisi apapun; 10) GoLife berhak mengubah syarat dan ketentuan sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu; 11) GoLife berhak melakukan tindakan yang diperlukan apabila diduga ada kecurangan yang merugikan; 12) Dengan memakai voucher, pengguna dianggap mengerti, serta menyetujui syarat dan ketentuan yang berlaku. 

Saya pun langsung masuk ke layanan aplikasi GoLife dan memilih halaman GoClean. Voucher diskon tersebut sudah otomatis terpasang, sehingga saya bisa langsung menggunakan voucher tersebut. Saya memilih layanan “Paket Apartemen” 2 BR seharga Rp 135 ribu dan menentukan waktu pemesanan di hari Sabtu, 26 Oktober 2019 pukul 16.00. Lokasi pemesanan adalah di Apartemen Green Pramuka City, Jakarta Pusat. Metode pembayaran melalui GoPay. Setelah melakukan konfirmasi detail pesanan, saya langsung melakukan pemesanan jasa layanan professional GoClean. Biaya layanan pun langsung terpotong otomatis sesuai nominal voucher sebesar Rp 25ribu. Sehingga saya hanya perlu membayar sebesar Rp 110 ribu. 

dok: pribadi
Eits, tapi sebelum total harga muncul, GoClean memberikan alternatif pilihan preferensi penyedia jasa apakah ingin memilih wanita atau pria. Saya pun memilih penyedia jasa wanita. 

dok: pribadi
Selang beberapa menit, akhirnya saya berhasil menemukan talent yang sesuai untuk jadwal GoClean saya: Bu Inoh! 

dok: pribadi
dok: pribadi
dok: pribadi
Saya langsung menerima notifikasi status pesanan bahwa permintaan saya telah dikonfirmasi. Tepat pukul 16.00, Bu Inoh tiba di apartemen. Update notifikasi status pesanan saya juga langsung berubah dari “Dalam Perjalanan” menjadi “Dalam Pengerjaan”. 

dok: pribadi
Kesan pertama dengan Bu Inoh, beliau sangat sopan dan baik. Setelah mengucapkan salam dan berkenalan, Bu Inoh mohon izin permisi sebentar untuk berganti pakaian kerja bertuliskan GoLife. Saya pun mempersilahkan dan mengantarkan beliau masuk ke kamar. 

Selanjutnya, Bu Inoh pun langsung bekerja membersihkan Kamar Utama. Beliau melakukan vakum dengan penghisap debu untuk tempat tidur, memasang seprei, membersihkan lemari pakaian dan meja rias. Beliau sangat detail membersihkan tiap sudut kamar utama. 

Bu Inoh membersihkan tempat tidur di kamar utama (dok: pribadi)
Bu Inoh memasang seprei (dok: pribadi)
Lalu, Bu Inoh membersihkan kamar tamu. Sama seperti di kamar utama, beliau melakukan vakum dengan penghisap debu. Beliau juga membersihkan langit-langit kamar dan menyapu serta mengepel lantai kamar. 

Bu Inoh membersihkan kamar tamu (dok: pribadi)
Setelah itu, Bu Inoh beranjak ke ruang tengah. Beliau membersihkan rak TV, kipas angin, sofa, menyapu dan mengepel lantai. Sekali lagi, semua dilakukan beliau dengan sangat rapi. 

Bu Inoh membersihkan meja TV di ruang tengah (dok: pribadi)
Bu Inoh membersihkan kipas angin (dok: pribadi)
Bu Inoh menyapu dan mengepel lantai di ruang tengah (dok: pribadi)
Bu Inoh membersihkan sofa di ruang tengah (dok: pribadi)
Setelah membersihkan semua ruangan, beliau pun masuk ke kamar mandi dan mulai membersihkan tiap sudut kamar mandi. Bahkan semua ember yang ada di kamar mandi pun disikat oleh Bu Inoh. Dinding dan lantai kamar mandi pun disikat sehingga menjadi kinclong dan tidak licin. Closet duduk pun disikat hingga bersih dan mengkilap. 

Bu Inoh membersihkan kamar mandi (dok: pribadi)
Bu Inoh sangat telaten membersihkan kamar mandi (dok: pribadi)
Di akhir sesi, Bu Inoh membersihkan kitchen set hingga mengkilap. Bu Inoh juga mencuci piring dan gelas yang masih menumpuk. 

Bu Inoh membersihkan kitchen set (dok: pribadi)
Alhamdulillah. Berkat Bu Inoh saya merasa sangat terbantu dalam menyelesaikan tanggung jawab pekerjaan domestik rumah tangga di akhir pekan. Saya pun memberikan penilaian terhadap pelayanan GoClean dengan: Sangat Puas! Saya sangat menyukai kualitas hasil kerja, durasi kerja dan kesopanan Bu Inoh. 

Hasil pekerjaan Bu Inoh sangat memuaskan! (dok: pribadi)
Akhir kata, demikianlah catatan singkat berupa Review GoClean yang bisa saya sampaikan. Ini merupakan honest review dari lubuk hati saya yang terdalam, karena saya benar-benar merasa sangat terbantu. Apalagi dalam kondisi saya seperti saat ini, yang bisa dibilang cukup kewalahan membersihkan rumah hanya berdua dengan suami yang juga sibuk bekerja. 

GoLife melalui layanan GoClean-nya telah memberikan kontribusi terhadap perekonomian Indonesia. Hal ini sebagaimana dilansir oleh Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia pada Maret 2019 silam. Meski nilainya masih dibawah GoCar, GoRide dan GoFood, tapi hal ini telah menunjukkan kontribusi Gojek secara keseluruhan. 

Terimakasih, GoClean! Karena telah memudahkan hidup saya dengan layanan profesional dan terpercaya. Kebutuhan harian saya pun tidak menjadi beban. Yuk, rencanakan kebersihan bersama GoClean untuk kualitas hidup yang lebih baik. Mari sukseskan #KebersihanBerencana bersama GoClean, 2x seminggu cukup! 


Cat: tulisan diikutsertakan dalam GoLife Blog Competition #ReviewGoLife #ReviewGoClean #PastiAdaJalan 

Kamis, 24 Oktober 2019

Transportasi Unggul Berbasis Konektivitas dan Integrasi

“Membangun Indonesia dari pinggiran itu suatu keniscayaan. Sudah saatnya rakyat Indonesia merasakan pembangunan sesungguhnya. Keterhubungan antardaerah, jalan menuju perubahan Indonesia yang lebih baik” – 
Budi Karya Sumadi (Menteri Perhubungan RI)

Pembangunan sarana dan prasarana dalam RPJMN 2015-2019 merupakan bagian dalam dimensi pembangunan sektor unggulan. Pembangunan sarana dan prasarana mencakup pembangunan transportasi. Pembangunan infrastruktur transportasi ditujukan untuk meningkatkan konektivitas dalam menunjang pembangunan ekonomi untuk pemerataan kesejahteraan dan ekonomi yang berkeadilan.

Secara umum hasil pembangunan selama pelaksanaan RPJMN 2015-2019 menunjukkan capaian yang baik. Pembangunan sarana dan prasarana semakin membaik dengan makin berkembangnya infrastruktur konektivitas. Pengurangan kesenjangan antarwilayah melalui penguatan konektivitas merupakan salah satu strategi pelaksanaan pembangunan. 


Sebagaimana dijelaskan dalam Laporan Capaian Pemerintahan Joko Widodo – Jusuf Kalla dengan tema “Membuka Keterisolasian” guna mewujudkan Indonesia sentris, melalui program Jembatan Udara, pemerintah menyediakan rute penerbangan yang melayani hingga ke pedalaman, daerah-daerah terpencil dan pulau-pulau terluar untuk meningkatkan konektivitas logistik, serta memangkas kesenjangan ekonomi dan kesenjangan antar-wilayah. Berdasar data Kementerian Perhubungan, telah ada 39 rute penerbangan program jembatan udara.

dok: Laporan Capaian Pemerintahan Jokowi-JK
Catatan proyeksi pertumbuhan ekonomi dan sektoral 2019 dalam outlook perekonomian Indonesia 2019 oleh Bank Indonesia, menyebutkan bahwa pertumbuhan sektor transportasi selama lima tahun terakhir bergerak dinamis di kisaran 6-8 persen. Kontribusi sektor transportasi terhadap PDB cenderung stabil di kisaran 4-5 persen. 

dok: LAMPID Presiden RI 2019
Dalam rangka mendukung pertumbuhan sektor transportasi, Kemenko Perekonomian telah mengeluarkan berbagai kebijakan. Upaya mendorong pertumbuhan sektor transportasi diantaranya melalui program percepatan infrastruktur prioritas. Pemerintah optimis dapat mengoptimalkan kinerja serta kebijakan terkait sektor transportasi untuk mencapai nilai pertumbuhan tahun 2019 yang diproyeksikan sebesar 8,18 persen.

Capaian Lima Tahun Pembangunan Infrastruktur Transportasi 
Setelah memasuki tahun keempat pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, berbagai pembangunan infrastruktur transportasi nasional telah berhasil diselesaikan. Bahkan sebagian fasilitas transportasi baik bandara, pelabuhan, jalur kereta api (KA) hingga prasarana angkutan darat telah beroperasi. Hal ini telah dituangkan dalam Laporan Kinerja 5 Tahun “Pembangunan dan Pengembangan Transportasi Indonesia” oleh Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. Mengingat, terkait dengan alokasi anggaran dalam RAPBN 2020, Kemenhub merupakan salah satu K/L dengan anggaran terbesar. 

dok: databoks katadata
Pergerakan sektor transportasi selama lima tahun terakhir didukung oleh kinerja subsektor didalamnya. Peningkatan perjalanan masyarakat juga diperkirakan dapat meningkatkan pengguna moda transportasi sehingga dapat mendorong pertumbuhan dari sisi transportasi. Hal ini sekiranya mampu menggambarkan keunggulan/kinerja transportasi Indonesia selama lima tahun terakhir yang berdampak pada kemajuan bangsa dan negara.

Subsektor pertama adalah subsektor angkutan rel yang meliputi kegiatan pengangkutan penumpang dan/atau barang menggunakan jalan rel kereta. Subsektor ini memiliki kontribusi rata-rata sebesar 1,2 persen terhadap sektor transportasi. Pertumbuhan subsektor ini memiliki nilai yang lebih besar, tetapi lebih fluktuatif dibandingkan subsektor lainnya. BPS pada 2017 silam juga melansir bahwa jumlah penumpang jarak jauh terbanyak ialah pada moda transportasi kereta api.

Kaitannya dengan pembangunan jalur kereta api, pemerintah terus mendorong pembangunan beberapa lintas jalur kereta api agar daya angkut serta waktu tempuh dapat lebih efisien. Berikut beberapa pembangunan jalur KA di Indonesia hingga 2019. Semisal, jalur ganda Kereta Api (KA) Prabumulih-Kertapati, Sumatera Selatan telah beroperasi sejak akhir April 2018. Jalur sepanjang 85 Km ini merupakan bagian dari proyek KA Trans Sumatera. Jalur ganda turut membangun konektivitas dari Palembang menuju Lubuk Linggau dan Tanjung Karang. Dengan begitu, produktivitas komoditas batu bara juga meningkat dari Muara Enim ke Palembang dan dari Palembang ke Tanjung Karang.

dok; Laporan Kinerja 5 Tahun Kemenhub RI
Selanjutnya, pembangunan jalur KA Bandar Tinggi-Kuala Tanjung, Sumatera Utara sepanjang 21,5 Km dilakukan sejak 2011, termasuk pembangunan 3 stasiun KA. Jalur ini akan mendukung konektivitas Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei menuju pelabuhan Kuala Tanjung dengan memangkas waktu tempuh dari 4 jam menjadi kurang lebih 1 jam. Serta, pembangunan jalur Kereta Api (KA) sepanjang 13,5 Km menghubungkan Bandara Adi Soemarmo, Solo-Jawa Tengah dengan Stasiun Solo Balapan. Jalur yang bertujuan mendukung konektivitas dan integrasi antar moda KA dan pelayanan bandara ini selesai dibangun pada tahun 2019.

Saya termasuk penggemar moda transportasi kereta, apapun jenisnya. Seperti tempo hari, saya dan suami mencoba Moda Raya Terpadu/Mass Rapid Transit (MRT) di bilangan Bundaran HI Jakarta. Kementerian Perhubungan melansir bahwa pembangunan MRT Jakarta pada fase 1 yang dimulai sejak Oktober 2013 ini telah membangun jalur kereta sepanjang 16 Km. Dengan mengalihkan masyarakat untuk menggunakan MRT, kemacetan dan kepadatan lalu lintas jalanan di Jakarta diharapkan akan berkurang.

dok: pribadi
Selain itu, saya juga mencoba Kereta Bandara “Railink”. Kemenhub melansir bahwa jalur ganda kereta bandara Soekarno-Hatta sepanjang 12 Km telah selesai pada tahun 2017. Penambahan jalur ini bertujuan untuk menghindari kemacetan lalu lintas di wilayah perkotaan serta memangkas waktu tempuh menjadi 45 menit dari stasiun Sudirman Baru.

Subsektor kedua adalah subsektor angkutan darat yang meliputi kegiatan pengangkutan penumpang dan barang menggunakan alat angkut kendaraan jalan raya, baik bermotor maupun tidak bermotor. Subsektor ini memiliki kontribusi terbesar terhadap sektor transportasi dengan rata-rata sebesar 46,6 persen. Pertumbuhan subsektor ini memiliki nilai yang cukup stabil. BPS melansir bahwa PDB sektor transportasi TW II 2017 terbesar pada angkutan darat. 

dok: databoks katadata
Dalam upaya untuk memperkuat konektivitas multimoda dan antarmoda, juga telah dilakukan penerapan Bus Rapid Transit di 49 lokasi (Trans Jogja, Trans Batam, Trans Metro Bandung dan Trans Jakarta), dibangunnya kereta api perkotaan di 4 lokasi (KA Bandara Kualanamu-Medan, KA Akses Bandara International Minangkabau, KA Bandara Soekarno-Hatta dan Light Rapid Transit (LRT) Sumatera Selatan).

Subsektor ketiga adalah subsektor angkutan laut yang meliputi kegiatan pengangkutan penumpang atau barang pada kapal yang dirancang untuk beroperasi pada perairan laut dan pantai. Subsektor ini memiliki kontribusi rata-rata sebesar 6,4 persen terhadap sektor transportasi. Pertumbuhan subsektor ini memiliki tren nilai yang meningkat.

Pembangunan pelabuhan laut dimana pemerintah telah membangun dan mengembangkan pelabuhan besar, menengah dan kecil di sejumlah daerah untuk menunjang konektivitas nasional. Pengembangan dan pembangunan pelabuhan tersebut menyesuaikan peran dan fungsi sebagai pelabuhan utama, pengumpul dan pengumpan. Peran masing-masing pelabuhan menentukan kelancaran distribusi barang yang diangkut Kapal Tol Laut. Program Tol Laut menjadi fokus utama dalam mendukung upaya pemerataan pembangunan nasional yang tertera dalam kebijakan Nawa Cita.

Dalam rangka penguatan infrastruktur konektivitas, telah berhasil dicapai pembangunan fasilitas pelabuhan yang tersebar di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara Timur dan Papua, serta terbangunnya 18 rute tol laut, pembangunan 15 bandara baru dan telah dibangun 3.793 km jalan baru, 1.461 km jalan tol dan 811,89 km jalur kereta api baru dalam rangka penguatan konektivitas jalur utama logistik. KPPIP melansir bahwa jumlah proyek tol merupakan yang terbanyak dibandingkan proyek transportasi lainnya.

dok; Laporan Kinerja 5 Tahun Kemenhub RI
Subsektor keempat adalah subsektor angkutan sungai, danau dan penyeberangan yang meliputi kegiatan pengangkutan penumpang, barang dan kendaraan dengan menggunakan kapal/angkutan sungai dan danau baik bermotor maupun tidak bermotor, serta kegiatan penyeberangan dengan alat angkut kapal feri. Subsektor ini memiliki kontribusi rata-rata sebesar 2,3 persen terhadap sektor transportasi. Pertumbuhan subsektor ini memiliki tren nilai yang meningkat.

dok; Laporan Kinerja 5 Tahun Kemenhub RI
Subsektor kelima adalah subsektor angkutan udara yang meliputi kegiatan pengangkutan penumpang dan barang dengan menggunakan pesawat udara. Subsektor ini memiliki kontribusi terbesar kedua terhadap sektor transportasi dan pergudangan dengan rata-rata sebesar 27,2 persen. Pertumbuhan subsektor ini memiliki tren nilai yang menurun.

Upaya menunjang kelancaran transportasi juga dilakukan dengan implementasi program jembatan udara untuk mengintegrasikan angkutan kapal laut dengan moda angkutan udara di Papua. Konektivitas antarmoda tersebut diharapkan dapat memperlancar distribusi logistik hingga menjangkau daerah pedalaman, terluar dan perbatasan. Dengan begitu, konektivitas nasional semakin terwujud. Terkait pembangunan kapal penyeberangan, pemerintah telah membangun armada kapal penyeberangan sebagai bagian dari upaya mewujudkan konektivitas nasional. Ketersediaan sarana angkutan penyeberangan yang memadai diharapkan dapat memperlancar distribusi logistik dari satu daerah ke daerah lain dan menunjang mobilitas masyarakat. Dengan terlayaninya rute perintis dengan angkutan penyeberangan ini ditujukan untuk meningkatkan pelayanan yang memenuhi aspek keselamatan.

dok; Laporan Kinerja 5 Tahun Kemenhub RI
Guna mempercepat pencapaian pembangunan, maka pembangunan bandara di Aceh Tengah diikuti dengan pembangunan bandara baru lainnya di wilayah pinggiran, pedalaman dan perbatasan untuk mewujudkan konektivitas nasional. Upaya pemerintah untuk mewujudkan konektitvitas dan kelancaran distribusi logistik hingga ke seluruh pelosok nusantara akan terus dilakukan melalui pembangunan dan perbaikan lebih dari 150 bandara dari Sabang hingga Merauke.

Pemerintah telah membangun bandar udara (bandara) baru dan mengembangkan sejumlah fasilitas bandara di beberapa wilayah tanah air. Peresmian dan pengoperasian bandara-bandara ini dapat membuka akses transportasi bagi masyarakat di daerah. Pemerintah terus berupaya mewujudkan konektivitas antarwilayah dengan ketersediaan infrastruktur bandara yang memadai. Peningkatan pelayanan kebandarudaraan dapat menunjang industri penerbangan nasional yang mulai tumbuh dan berkembang dalam beberapa waktu terakhir ini.

Subsektor keenam
adalah subsektor jasa penunjang angkutan yang meliputi kegiatan yang bersifat menunjang dan memperlancar kegiatan pengangkutan. Subsektor ini memiliki kontribusi terbesar ketiga terhadap sektor transportasi dengan rata-rata sebesar 16,4 persen. Pertumbuhan subsektor ini memiliki nilai yang cukup stabill.

Seiring dengan pembangunan bandara baru, konektivitas antarwilayah juga diwujudkan dengan pengembangan dan pembangunan pelabuhan baru, jalur rel, sarana dan prasarana transportasi darat serta berbagai kebijakan yang bertujuan agar peningkatan dan pelayanan transportasi menjadi lebih baik.

Dalam pengembangan konektivitas telah dibangun transportasi multimoda pada hinterland melalui pembangunan jalan tol, bandara, pelabuhan dan jalur kereta api serta pengembangan tol laut dalam upaya mendorong pengembangan wilayah dan mengurangi biaya logistik

Peningkatan aksesibilitas dan konektivitas ke pusat pertumbuhan melalui pembangunan jalan, pembangunan dan peningkatan bandar udara, pembangunan pelabuhan/dermaga dan fasilitasnya, pengadaan moda darat dan moda air merupakan bagian dari arah kebijakan dan strategi untuk mengatasi permasalahan dan kendala dalam pembangunan daerah tertinggal. Semisal, pembangunan pelabuhan penyeberangan sejumlah 24 lokasi yang bertujuan agar pelayanan transportasi semakin meningkat dan konektivitas antarwilayah semakin terwujud. 


Kedepan, arah kebijakan dan strategi yang diperlukan dalam rangka memperkuat konektivitas antara lain: 1) Mengembangkan dan meningkatkan kondisi mantap jalan melalui pemenuhan dana preservasi serta skema Dana Alokasi Khusus (DAK) dan dana Hibah untuk jalan daerah (provinsi, kabupaten/kota); 2) Standarisasi pelayanan pelabuhan dan integrasi dengan hinterland; 3) Optimalisasi pelayanan transportasi perintis penumpang dan barang yang mampu menjangkau wilayah 3T dan mendorong skema pendanaan perintis tahun jamak; 4) Penguatan jaringan kereta api pada koridor logistik utama dan mengurangi perlintasan tidak sebidang; dan 5) Pengembangan sistem jaringan transportasi yang terintegrasi (antarmoda dan multimoda) termasuk jaminan keterhubungan akses menuju simpul transportasi dan kawasan strategis nasional.

Sebagaimana slogan “Wahana Manghayu Warga Pertiwi” yang berarti Perhubungan merupakan wahana untuk mensejahterakan Bangsa dan Negara, maka capaian pembangunan infrastruktur transportasi melalui capaian pembangunan sarana dan prasarana, pembangunan sektor perhubungan darat, pembangunan kapal penyeberangan, pembangunan pelabuhan penyeberangan, pembangunan infratruktur perhubungan laut, pembangunan pelabuhan laut, pembangunan kapal, pembangunan infrastruktur perhubungan udara, pembangunan jalur kereta api, pembangunan stasiun kereta api dan aspek sektor perhubungan lainnya harus dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Untuk memperoleh informasi yang lebih detail terkait dengan capaian pembangunan sektor transportasi serta arah dan kebijakan transportasi tanah air maka dapat diakses pada laman/situs berikut ini:

Website: Kementerian Perhubungan RI
Youtube: Kementerian Perhubungan RI
Facebook: Kementerian Perhubungan RI
Twitter: Kementerian Perhubungan RI
Instagram: Kementerian Perhubungan RI

Cat: tulisan diikutsertakan dalam Lomba Menulis Blog Kemenhub