Minggu, 20 Maret 2016

SAMSUNG GALAXY S7 (edge), Rethink BIG and Move FAST: A Review

Rabu, 9 Maret 2016, saya memenuhi agenda meeting di salah satu mall ternama di Kota Bogor bersama dengan salah satu rekan tim grafis dalam rangka membahas project bisnis sosial kami dalam beberapa waktu kedepan (Mohon do’anya!)

Sembari menunggu kedatangan, saya berjalan-jalan sebentar dan sengaja mampir ke galeri Samsung. Setelah beragam spekulasi dan antusiasme di dunia maya dalam beberapa waktu terakhir, akhirnya bisa juga mendapati SAMSUNG GALAXY S7 di Indonesia, produk handal terbaru jebolan SAMSUNG. Hasil pencarian dan penelusuran di Google pun untuk SAMSUNG GALAXY Seri S diperoleh hasil bahwa SAMSUNG GALAXY S7 memegang kendali dan menduduki posisi teratas alias yang paling dicari dan digemari.


Semenjak di launching bulan lalu yang resmi dirilis pada 22 Februari di Barcelona pada event Samsung Galaxy Unpacked 2016, SAMSUNG GALAXY S7 hadir dengan berbagai fitur high performance yang memungkinkan penggunanya MAJU TO THE NEXT LEVEL. Go Max, Go Limitless! Benar-benar menyuarakan isi hati para Generasi 4G. Berikut momen rilisnya SAMSUNG GALAXY S7.

Samsung Galaxy Unpacked 2016
(Sumber: Youtube)

Acara launching dibuka oleh President, DJ Koh. Selanjutnya oleh Justin Denison selaku President of Product Strategy. Justin menjelaskan bahwa perangkat SAMSUNG GALAXY S7 menjadi perangkat ekstensi sehingga perlu mempadupadankan antara desain dan teknologi. Berikutnya, Tim Sweeney selaku Founder and CEO dari Epic Games juga memberi penjelasan terkait aplikasi. Semakin menarik ketika Pranav Mistry selaku Vice President of Research tampil dan memberikan ulasan secara gamblang serta mempraktekkan penggunaan VR is the next platform.


Sumber: FB Mark Zuckerberg

Adapun hal paling menarik yang saya temukan di acara launching SAMSUNG GALAXY S7 kali ini ialah dengan dihadirkannya CEO Facebook, Mark Zuckerberg. Dengan tampilannya yang sederhana nan bersahaja, as always, Mark menjelaskan mengenai kerjasama (partnership) antara SAMSUNG dan FACEBOOK yang sekarang terjadi. Merupakan suatu pengalaman yang sangat hebat karena mengkombinasikan SAMSUNG selaku Best mobile hardware dengan FACEBOOK dan OCULUS selaku Best VR software. EPIC! 



Di Indonesia sendiri, Kota Bogor khususnya, SAMSUNG GALAXY S7 dan SAMSUNG GALAXY S7 edge sudah beredar di pasaran dan menempati etalase dummy paling depan, serta tentunya paling banyak dikerumuni penggemarnya. Berada di kisaran harga mendekati Rp 9 juta untuk SAMSUNG GALAXY S7 dan sekitar 10 juta-an untuk SAMSUNG GALAXY S7 edge.

 
SAMSUNG GALAXY S7
Dok: pribadi

SAMSUNG GALAXY S7 edge
Dok: pribadi

Status profesi yang begitu kompleks dan ritme kerja yang sangat dinamis tentu menuntut kita semua untuk multitasking. Salah satunya saya dalam memenuhi peran sebagai pekerja, mahasiswa dan dalam mewujudkan suatu rintisan project existing ventures (Aamiin!) yang dalam perumusan ide-ide tentunya membutuhkan smartphone yang benar-benar smart dan mampu mendukung performa serta kinerja ke depan, dan sepertinya tampak benar adanya bahwa SAMSUNG GALAXY S7 really can enable me to achieve my NEXT LEVEL PERFORMANCE!

Secara pribadi kaitannya dengan penekanan pada sudut pandang atau perspektif maka saya mampu berpendapat bahwa fitur-fitur high performance yang dimiliki oleh SAMSUNG GALAXY S7 mampu menyelesaikan dan meraih hal, tantangan maupun kesempatan apapun yang akan saya hadapi.

Dalam hal ini, saya berfokus pada tiga keunggulan SAMSUNG GALAXY S7 yaitu di Hardware, Camera dan Design. Adapun spesifikasi dan review nya seperti di bawah ini.


Berfokus pada kecepatan dan kekuatan! Kustomisasi yang baru dari CPU, GPU yang powerful serta RAM berukuran 4GB merupakan kombinasi yang ampuh dan potensial. Terutama aplikasi untuk streaming video. Segalanya terjadi secara lebih cepat dan lancar jaya bebas hambatan, no buffering anymore! Pokoknya SAMSUNG GALAXY S7 akan terus bekerja seperti baru. CPU bekerja 30 persen lebih cepat daripada pendahulunya. GPU juga bekerja lebih cepat 64 persen dibandingkan pendahulunya dan 4GB RAM meningkat dari yang sebelumnya hanya 3GB RAM. Benar-benar sesuai kebutuhan!


Selanjutnya, tentang ekspansi memori yang besar. Dengan dukungan microSD, saya memiliki pilihan untuk menambah kapasitas penyimpanan sesuai kebutuhan. Saya tidak perlu menghapus file apapun untuk waktu yang lama. Semua data lama dan baru aman tersimpan.

Satu yang menarik juga yaitu desain tempat kartu SIM. Tersedia pilihan Dual SIM atau (maaf) Single SIM, agak sensitif menyebut kata single, saya dengan mudahnya tinggal memilih yaitu jika membutuhkan penyimpanan lebih maka tinggal mengisi atau memasukkan microSD dan kartu SIM. Tapi bila ingin membagi ruang untuk bekerja dan keperluan pribadi maka wadah tempat microSD tersebut dapat juga digunakan untuk menampung dua kartu SIM didalamnya. Dan yang menarik saya tidak perlu mematikan telepon ketika menukar kartu.

Satu hal yang membuat saya tertolong ialah DAYA TAHAN BATERAI! Seperti kita tahu bersama dengan semakin banyaknya fitur aplikasi yang dimiliki maka secara signifikan akan berpengaruh pada daya tahan baterai yang semakin cepat habis. Untungnya SAMSUNG GALAXY S7 memiliki daya tahan baterai yang dapat digunakan secara full potential, diantaranya SAMSUNG GALAXY S7 3000mAh dan SAMSUNG GALAXY S7 edge 3600mAh. 

Daaaaaaaan... daya CHARGING WIRELESSLY nya lebih cepat daripada yang pernah ada! Cara ini merupakan cara termudah untuk menambah baterai. Tinggal letakkan dan otomatis akan mulai menambah daya, dengan catatan waktu SAMSUNG GALAXY S7 selama 90 menit dan SAMSUNG GALAXY S7 selama 100 menit. Sungguh fenomenal! Ini merupakan revolusi The wireless charging, dengan waktu penambah daya yang lebih cepat dan tentunya kapasitas baterai yang lebih besar, FASTER and HIGHER!

Kamera terdiri dari kamera depan dan belakang dengan piksel yang sempurna sehingga menghasilkan tampilan hasil foto yang menakjubkan. Saya akan sangat terbantu karena kamera yang baik dapat menunjang performa kerja saya dalam pendokumentasian foto kegiatan.



Berikut ialah tampilan (kamera) depan dari SAMSUNG GALAXY S7 dengan spesifikasi HD/5.1 inches/577 ppi yaitu:

dan SAMSUNG GALAXY S7 edge dengan spesifikasi Quad HD/5.5 inches/534 ppi yaitu:


Berkumpul bersama keluarga, sahabat, rekanan dan klien serta orang terdekat lainnya tentu belum afdol rasanya bila tidak disertai dengan berfoto bersama. Oleh karenanya, berfoto tentu menjadi hal wajib yang harus dilakoni. Fitur spotlight, selfie flash dan wide selfie menjadi bagian dari pilihan wajibSerta pilihan motion photo dan hyperlapse. Motion photo dapat mengambil three beautiful seconds sebelum kita menekan tombolnya. Tersedia pula pilihan momen mana yang akan kita sajikan dan pilih lalu diposting, Voila!
Tak ketinggalan adanya motion panorama, yang mampu mengambil foto yang bergerak dengan sangat jelas pada waktu yang bersamaan. Dan ini untuk pertama kalinya, lho! Inilah yang kemudian disebut Revolutionary focus! Ditambah lagi bahwa SAMSUNG GALAXY S7 dapat mengambil gambar dengan sangat baik, tajam dan detail pada saat pencahayaan yang kurang. Hal ini karena adanya The brighter F1.7 lens dan larger 1,4um pixels pada image sensor. Dan tentunya didukung oleh Dual Pixel 12MP! Kelebihan ini yang membuat SAMSUNG GALAXY S7 bisa fokus secara cepat dan akurat.
SAMSUNG GALAXY S7 maupun SAMSUNG GALAXY S7 edge berbicara tentang kesempurnaan yang efisien. Desainnya bukan tanpa alasan. SAMSUNG GALAXY S7 menyadari bahwa sebagian besar orang (termasuk saya) menghabiskan sebagian besar waktu dengan menggenggam smartphone sepanjang hari maka SAMSUNG GALAXY S7 hadir dengan pendefinisian ulang alias REDEFINED. Hal ini belum pernah terjadi sebelumnya, dimana tampilan menjadi lebih elegan.

Bahan material yang terbaik dan pegangan yang nyaman, serta tahan dari air dan debu kotoran, semakin menambah ketangguhan SAMSUNG GALAXY S7. 


Nih,
Sumber: @Samsung_ID 

Terbukti sudah... SAMSUNG GALAXY S7 dapat membantu pengguna terutama saya untuk menaklukkan segala ketidakmungkinan, tantangan dan meraih kesempatan. Fitur high performance yang dimiliki oleh SAMSUNG GALAXY S7, mampu membantu saya meraih dan menyelesaikan hal, tantangan dan kesempatan yang ada. Duh, ingin rasanya memiliki...

Yuk ah, kunjungi laman SAMSUNG GALAXY S7 dan dapatkan info update lainnya. Hurry up!

nb: Tulisan diikutsertakan dalam Blog Competition SAMSUNG GALAXY S7

Jumat, 18 Maret 2016

Mesin Waktu, Bukan Lagu Baper (Bersafari Dakwah bersama Savari, Band Virtual Fantasi Pertama di Indonesia)

Mari sejenak menikmati dan menghayati alunan lagu Mesin Waktu oleh Savari Band, berikut ini:



Sumber: http://savari.id/

Secara sekilas pasti dengan sederhana, gamblang dan mudahnya semua dapat menebak dan menafsirkan apa makna lirik lagu Mesin Waktu karena telah tersirat dan tersurat secara jelas. Sepintas isinya seakan bercerita tentang penyesalan. Lirik lagu yang sarat makna dan penuh dengan kebaperan!

Eitsss… tapi, sejatinya pengintepretasian sangat tergantung pada perspektif dan sudut pandang seseorang. Bisa saja memaknai lirik lagu Mesin Waktu secara optimis dengan mengartikannya sebagai kesempatan. Bahkan secara pesimis, dengan menyadari dan bersikap nrimo sebagai sesuatu kehilangan. 

Sebagai umat yang percaya, saya ingin memaknai lirik lagu baper ini dengan tidak sekedar membawa perasaan duniawi semata. Karena sejatinya urusan perasaan sudah ada yang mengatur dan memiliki yaitu Sang Pemilik Waktu, Allah SWT. Mungkin terlalu agamis atau salah menempatkan diri karena memang genre yang diusung tentang cinta-cintaan dalam aliran modern pop, tapi kembali lagi pada sudut pandang interpretasi tiap individu, dan tentunya merupakan hak azasi.
Menjelajahi Sang waktu
Merangkai kembali kepingan rindu
Mengarungi masa lalu
Memburu cinta yang dulu membisu
Mari perhatikan diksi dan pilihan kata dalam lirik. Semisal kata pada bait pertama yaitu menjelajahi, merangkai kembali, mengarungi dan memburu. Secara sekilas, ini merupakan pilihan kata khas gejolak kawula muda, sangat berhasrat dan penuh gelora. Belum lagi sang waktu, kepingan rindu, masa lalu dan cinta yang membisu. Benar-benar bawa perasaan kan? Tapi, jujur saja saya terkagum-kagum pada bait pertama baris pertama yang tetiba memunculkan kata “Sang Waktu”, semacam penghormatan yang sangat tinggi pada Sang Khalik. Sebagaimana dituliskan dalam QS. Al-Asr:1 (Masa/Waktu) yaitu Demi masa.
Terjebak ku terjebak di luas semesta
Tersesat ku tersesat mencari jejakNya
Menghilang dan menghilang di ujung cahaya
Bait kedua lantas seakan makin menekankan kepasrahan. Ketika penyebutan kata terjebak, tersesat dan menghilang mewarnai lirik lagu MesinWaktu dan berulang penulisannya. Tidak bisa terbayangkan ketika seseorang mulai memikirkan tentang luas alam semesta, ujung cahaya dan juga pencarian jejak yang seakan menggambarkan sangat kerdilnya diri. Ada proses pencarian jati diri disini. Pasrah bukan berarti tidak melakukan apa-apa, melainkan terus berusaha untuk mencari perlindungan dan pertolongan. Berupaya untuk membebaskan dan menemukan.
Andaikan aku punya mesin waktu 
Melampaui dimensi kejar cintaMu
Andaikan aku bisa memutar waktu
Mengulang memori demi cintaMu
Pengandaian lalu terjadi di bait ketiga. Seakan mulai berlagak seperti Nobita yang kerapkali memohon bantuan pertolongan Doraemon ketika ditimpa musibah. Doraemon dengan sigapnya akan langsung mengeluarkan Mesin Waktu dari kantong ajaib. Sama halnya dengan lirik lagu penuh drama ini. Kata melampaui dimensi dan mengulang memori memberikan arti pengharapan. Semuanya demi cinta yang hakiki dan abadi, yang tidak lekang dimakan waktu.
Terjebak di planet sepi
Sesali diam dulu tidak bernyali
Menembus lubang hitam
Coba hapus kisah asmara kelam
Bait keempat merupakan bait terakhir yang last but not least. Penyebutan kata sepi, tidak bernyali, lubang hitam dan asmara kelam seakan menyebutkan penggambaran yang dari awal bait pertama hingga terakhir seakan penuh keterpurukan. Apalagi ditambah dengan pilihan kata terjebak, sesali diam¸dan mencoba menghapus. Sedih sih sebenarnya. Tapi, bukankah janji Tuhan itu pasti bahwa tidak akan memberi cobaan melebihi kemampuan umat. Berarti keterpurukan yang ada hanya sementara untuk membuat kita menyadari dan bangkit lalu mencoba lagi. Semangat!

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata safari memiliki arti perjalanan atau pertualangan jarak jauh dalam suatu kegiatan ekspedisi. Sama halnya dengan Savari, kendati berbeda penulisan tapi memiliki pengucapan dan makna yang (hampir) sama. Mungkin dapat dipahami bahwa Savari merupakan perwujudan dari perjalanan, petualangan, proses pencarian jati diri dari sekumpulan anak muda dalam suatu misi khusus dalam belantika musik Indonesia. Apalagi Savari merupakan band virtual fantasi pertama di Indonesia!

Mencermati karakter fantasi Savari secara sepintas pun pasti langsung identik dan secara otomatis mengkaitkannya dengan (maaf) penghuni Kebun Binatang Taman Safari. Tapi disinilah letak keunikan mereka!

Sumber: http://savari.id/about/

Dari kiri ke kanan, ada Baba yang merupakan sosok pemalu dan polos tapi ramah, suka menolong dan sangat setia kawan. Baba sangat mencintai lingkungan dan semua makhluk semesta. Perawakannya bertubuh besar dan gahar. Dinggo memiliki jiwa petualang sehingga sangat pemberani. Meski terkadang banyak omong, sok jagoan dan temperamental tapi sebenarnya dinggo merupakan sosok yang baik. Dinggo sangat menyukai sejarah. Cimpala merupakan sosok paling licik, usil, cerdik, sedikit skeptik. Tapi bukan berarti dia jahat, melainkan unik. Cimpala sangat menyukai sains dan ilmu pengetahuan.

Salut dengan band yang satu ini! Persiapan dan pemilihan atributnya sangat lah cerdas. Membuat penikmatnya bisa serta merta langsung menjadi penggemar. Sukses, ya! Yuk ah, bersafari dakwah bersama Savari, Band Virtual Fantasi Pertama di Indonesia.

nb: Tulisan diikutsertakan dalam Blogging Competition Savari

Ibu dan HIT Obat Nyamuk, Inspirator Ganda

Bicara nyamuk, HIT dan Ibu.

Tetiba langsung teringat Ibu dirumah yang saban sore menjelang maghrib selalu sibuk menyuruh kami bergegas mandi dan dengan sigapnya menyemprot HIT Obat Nyamuk ke segala penjuru ruangan untuk mengusir nyamuk-nyamuk nakal agar jangan sampai menggigit kami sehingga menyebabkan gatal dan bentol.

HIT Perlindungan Terinspirasi dari Ibu
Sumber: youtube

Ibu selalu penuh inspirasi. Selalu siap melindungi keluarga dan memperhatikan segala kebutuhan anak dan suami. Berada dirumah selalu menenangkan dan menyenangkan. Nyaman sekali rasanya.

Semenjak kecil, kami benar-benar dijaga dan dilindungi dari godaan dan gangguan nyamuk. Sekali mendekat pasti langsung ditepok, metode konvensional yang sering ibu lakukan, tapi terbukti ampuh. 

Jadi teringat waktu kelas 5 SD. Saat aku terserang gejala Demam Berdarah sehingga harus segera dirujuk ke rumah sakit pada malam harinya. Ibu sangat khawatir pada saat itu. Beliau terjaga sepanjang hari dan malamnya sholat tahajud semata memohon kesembuhanku. 

Pernah suatu siang, dokter dan perawat kembali mengambil darah di jariku untuk melakukan tes kesehatan. Seketika itu juga ibu langsung marah-marah dan tidak terima karena saking tidak tega darah anaknya diambil terus. Kata beliau bisa-bisa aku kehabisan darah. Tapi dokter menjelaskan bahwa ini ialah mekanisme pemeriksaan demi kesembuhan. Dokter menenangkan ibu agar tidak perlu khawatir.

Jujur saja, aku terenyuh. Sebegitu khawatirnya seorang ibu terhadap anaknya. Kasih Ibu kepada Beta tak terhingga sepanjang masa...

Semenjak kejadian itu, ibu menjadi lebih mawas diri terhadap lingkungan sekitar dan kesehatan seluruh anggota keluarga. Mulai dari memperhatikan tempat penampungan air, barang bekas tidak terpakai, memasang kelambu di kamar tidur dan tentunya dengan tidak boleh asal dan sembarangan dalam memilih produk. Pilihan yang jatuh pada HIT Obat Nyamuk Insya Allah merupakan pilihan jitu dan terpercaya demi kebaikan keluarga.

Sumber: dinkeskotametro.com

Oya, dan satu hal penting yang perlu menjadi perhatian yaitu issue akan terjadi ledakan kasus Demam Berdarah di Indonesia yang diperkirakan terjadi pada April 2016. Oleh karenanya kewaspadaan perlu ditingkatkan dan bentengi selalu keluarga dari gigitan nyamuk setiap saat, salah satunya dengan HIT Obat Nyamuk!

Sumber: Facebook HIT Terinspirasi Ibu

Awalnya kami memang menggunakan obat nyamuk bakar untuk mengusir nyamuk, lalu beralih ke HIT obat nyamuk elektrik dan kemudian ke penyemprot HIT Obat Nyamuk. Tiap produk tentu ada plus dan minusnya. Tapi ibu selalu berhasil meminimalisir kekurangan yang ada.

Seperti misalnya, obat nyamuk bakar yang terkadang meninggalkan debu, selalu disiasati oleh ibu dengan alas yang memudahkan pembuangan debu sisa pembakaran obat nyamuk. Lalu, obat nyamuk elektrik yang terkadang kurang dapat dimanfaatkan ketika listrik padam sehingga membutuhkan bantuan genset. Selanjutnya, penyemprot HIT Obat Nyamuk yang sebenarnya tidak memerlukan persiapan maupun perlakuan khusus, hanya saja ketika melakukan penyemprotan perlu memperhatikan keamanan agar jangan sampai terkenda selaput lendir seperti mata, hidung dan mulut. Ketika menyemprot pun harus dijauhi dari makanan dan tentunya proses penyimpanan harus dijauhi dari jangkauan anak-anak dan memperhatikan suhu ruangan.

Lantas, HIT terinspirasi ibu memberikan makna mendalam dimana HIT berusaha untuk selalu ada dan totalitas mengakomodir segala kebutuhan dan keperluan kita. Tidak sekedar hadir tapi juga menginspirasi dan memberikan kebermanfaatan. 

HIT yang bermakna memukul dalam bahasa inggris. Mengingatkan pada ibu yang selalu lihai memukul nyamuk dengan tepokan maut-nya. Ibarat nyamuk “hap langsung ditangkap”. Ibu memang ahlinya, dan HIT Obat Nyamuk representasinya.

Kepada Ibunda Siti Samsiyah, laksana mentari penerang jiwa. Terimakasih selalu hadir, menginspirasi, memotivasi dan melindungi.

So, I just wanna say “I LOVE YOU, THANK YOU”

Say IT to HIT, and mom. 

Nb: artikel tulisan diikutsertakan dalam Blogger Competition “Say It to Hit”


Kamis, 10 Maret 2016

"Knowledge Is Free", Pengembangan Budaya Literasi dan Akses Baca di Perpustakaan Unsyiah

Sebagaimana penjelasan ayat yang  termaktub dalam QS. Al Mujadila:11 yang berbunyi:
Hai orang-orang yang beriman apabila dikatakan kepadamu: “Berlapang-lapanglah dalam majelis”, maka lapangkanlah, niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan: “Berdirilah kamu”, maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman diantaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan”

Betapa dalam agama sangat menghormati orang yang memiliki ilmu pengetahuan. Melalui bentuk penghargaan dan apresiasi berupa janji yang pasti untuk ditinggikan derajatnya karena seseorang itu berilmu dan memiliki pengetahuan. Janji Allah tidak akan pernah ingkar, bukan?

Menuntut ilmu merupakan suatu kewajiban bagi tiap umat manusia dalam rangka memperoleh ilmu pengetahuan. Sumbernya pun beragam dan salah satunya melalui proses membaca. Perpustakaan seharusnya mampu menjadi wadah atau media pembelajaran yang dapat mentransfer ilmu pengetahuan kepada khalayak luas. Kendati terdapat beragam kendala yang ditemui di lapangan. Memang tidak dapat dipungkiri bahwa kelemahan yang kita hadapi ialah upaya untuk membaca yang tidak didukung oleh salah satunya ketersediaan buku yang mudah dijangkau. Hal ini tentu tidak bisa sekedar menjadi misi mulia yang hanya diemban oleh perpustakaan seorang diri saja tapi juga patut dilakoni multi pihak melalui bantuan yang mampu memperluas sasaran program minat baca. Data menunjukkan bahwa kondisi minat baca masyarakat Indonesia masih sangat memprihatinkan. Berdasarkan indeksi nasional, tingkat minat baca masyarakat Indonesia berkisar hanya 0,01. Sedangkan rata-rata indeks tingkat membaca di Negara-negara maju berkisar antara 0,45 – 0,62.

Salah satu solusinya yaitu paradigma perpustakaan harus diubah. Selama ini perpustakaan terkesan kurang menarik sehingga sangat minim pengunjung. Paradigma bahwa perpustakaan menjadi tujuan untuk belajar harus ditanamkan di benak masyarakat sedini mungkin. Intinya, harus ada perubahan yang signifikan dan inovatif terkait dengan kemasan perpustakaan.

Pada 2015 silam, Tim Kunjungan Kerja (Kunker) Komisi II DPR RI meninjau arsip dan perpustakaan di Aceh. Tim Kunker melakukan peninjauan salah satunya ke Badan Arsip dan Perpustakaan Aceh. Hasil kunjungan menyimpulkan bahwa pengarsipan sudah sangat baik, sangat progresif dan diharapkan kedepannya bisa lebih baik lagi dan menjadi percontohan atau pilot project bagi arsiparis di daerah lain. Kendati masukan berupa usulan agar lebih aktif dalam mencari data mengenai kearsipan yang akan mengakuisisi data dan arsip penting lainnya juga tetap perlu terus dilakukan. Upaya penyelamatan arsip bila terjadi bencana juga tidak luput menjadi perhatian. Aceh semakin memegang peranan. Sehingga melalui upaya yang dilakukan oleh pihak Kampus Unsyiah (Universitas Syiah Kuala) diantaranya melalui peningkatan kualitas PustakaUnsyiah Library berbasis e-library patut diacungi jempol. Perpustakaan yang beralamat di Jalan T. Nyak Arief Kampus Unsyiah Darussalam, Banda Aceh ini terus berbenah.

Visi dan Misi Perpustakaan Unsyiah 
(Sumber:Youtube)

Berikut merupakan tampilan Home dari Perpustakaan Unsyiah dimana layanan elektroniknya terdiri dari Local Content dan Jurnal and Text.




Selanjutnya, masuk ke Portal Aplikasi Unsyiah Integrated Library Information System (UILIS) yang merupakan portal perpustakaan Unsyiah hasil rancangan UPT Perpustakaan unsyiah. Merupakan satu bentuk pengejawantahan Pustaka Unsyiah Library.  


Layanan elektronik berupa Local Content tampil dengan penampilan yang menarik sehingga lebih mudah untuk dipahami.



Sedangkan Database elektronik yang dilanggan oleh Unsyiah/Dikti/PNRI disajikan dalam tampilan yang tidak kalah menarik, seperti di bawah ini:


Adapun program Pengusulan Buku 2016 yang membuka kesempatan bagi para dosen maupun mahasiswa untuk mengusulkan buku yang akan dibeli di tahun 2016 dengan beberapa ketentuan terkait. Hal ini membuktikan bahwa reformasi birokrasi dan juga upaya berinovasi dalam mekanisme sistem terus dilakukan oleh pihak Pustaka Unsyiah Library. Keterbukaan pun menjadi modal utama yang dapat diamati melalui pelaporan buku yang telah dipesan tahun sebelumnya yaitu 2015 baik yang sudah terbeli maupun yang belum terbeli.


Tidak cukup sampai disitu, Pustaka Unsyiah Library pun terus berinovasi dengan membuka Kelas Literasi Informasi. Dimana kelas ini merupakan pelatihan untuk mempersiapkan mahasiswa, dosen dan karyawan Unsyiah sehingga memiliki kemampuan untuk mengetahui informasi yang dibutuhkan dalam menentukan, mengevaluasi serta menggunakan informasi melalui sumber informasi yang dikelola oleh Perpustakaan Unsyiah baik berupa tercetak maupun digital (offline maupun online). Pelatihan Kelas Literasi Informasi ini terdiri dari Kelas Reguler dan Kelas On-Demand yang bebas biaya alias tidak dipungut biaya sepeser pun alias GRATIS! Mengusung jargon Knowledge is FREE at our library, so just bring your container, benar-benar menjadi pembuktian nyata bahwa ke perpustakaan selalu menyenangkan hati.


Terobosan Pustaka Unsyiah Library pun terus berlanjut tiada henti. Buktinya pada 4 April mendatang akan diadakan event yang menghadirkan Travelog Spiritual Muhammad Kamil, sang pengarang buku dan motivator asal Malaysia. Pengetahuan rasa-rasanya memang benar-benar GRATIS di Pustaka Unsyiah.


Berangkat dari pengalaman saya terlibat dan bekerjasama dengan pihak instansi pemerintah yaitu Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah (BPAD) Provinsi DKI Jakarta dalam project e-learning yaitu Jakarta E-Learning dan Jakartapedia pada 2014 silam, membuat saya semakin menyadari tentang makna penting “Knowledge is Free”. Ilmu pengetahuan harus mudah diakses oleh siapa saja, dimana saja dan kapan saja. Pembelajaran berbasis media online atau elektronik semakin marak dilakukan. Hal ini tentu menjadi suatu bentuk kemudahan akses bagi tiap elemen masyarakat yang tentunya mampu meningkatkan tingkat kemampuan literasi masyarakat.

Saya pribadi sangat mengapresiasi kerja keras yang dilakukan pihak Kampus Unsyiah melalui penggunaan teknologi dan e-library nya yaitu Pustaka Unsyiah Library. Ke depan tentunya tetap diperlukan pembenahan di berbagai lini terkait dengan peningkatan performa dari e-library itu sendiri dalam hal ini Pustaka Unsyiah Library. Terkait pelayanan  sebagaimana diperoleh dari hasil voting (Kamis, 10 Maret 2016) memberikan hasil bahwa 71 persen masih menggambarkan pelayanan yang buruk, 24 persen memberikan hasil memuaskan dan sisanya 5 persen memberikan hasil kurang memuaskan. Pustaka Unsyiah Library perlu terus membenahi diri dan memberikan yang terbaik.


Oya, kebetulan pada 2013 silam, artikel tulisan saya terpublikasi di salah satu jurnal kenamaan yang terakreditasi. Saya lantas mencoba search engine dan mencari judul artikel tersebut yang ternyata juga telah dengan mudahnya dapat diakses di Pustaka Unsyiah Library. (Minimal kendati belum pernah ke Aceh tapi tulisannya sudah berkesempatan terpajang di etalase Perpustakaan Unsyiah, really an honour!)


Sebagai bentuk apresiasi melalui saran dan masukan bahwa kemudahan akses terkait informasi dapat diperoleh melalui e-library yang open access alias tidak berbayar. Semua bebas mengakses secara gratis dan mendownload tanpa dikenakan biaya sepeser pun. Peniadaan pembebanan biaya administrasi seperti ini tentu saja sangat membantu, memudahkan dan dapat menunjang percepatan penyebaran ilmu pengetahuan.

Cat: Penulis ialah Mahasiswa Pascasarjana Program Doktor di Institut Pertanian Bogor, pernah menjadi Narasumber Ahli di Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah (BPAD) Provinsi DKI Jakarta (2014 – 2015), bertugas sebagai Peneliti di Bidang Ekonomi untuk Project Jakarta e-Learning.


Nb: Tulisan diikutsertakan dalam Lomba Blogger Unsyiah Library Fiesta