Minggu, 29 Januari 2017

BTN Digital Solution: Inovasi Transformasi Menyambut Era Perbankan Digital dan Keuangan Inklusif

Economic Challenges dalam tayangannya "Menyambut Era Perbankan Digital" menjelaskan secara detail kaitannya dengan arah kebijakan utama sektor keuangan diantaranya yaitu pengelompokan ke dalam tiga koridor antara lain: Pemeliharaan stabilitas sistem keuangan; Penguatan ketahanan dan daya saing sektor keuangan/perbankan; dan Kebijakan penguatan fungsi intermediasi. 


Poin ketiga yaitu “Kebijakan Penguatan Fungsi Intermediasi” lantas menjadi fokus perhatian dan penekanan pada bahasan kali ini. Hal ini dikarenakan kebijakan penguatan fungsi intermediasi tengah terus diupayakan diantaranya melalui peningkatan akses layanan keuangan. Pun, perluasan akses layanan keuangan telah dilakukan tanpa melalui kantor bank atau dilakukan melalui cara non konvensional semisal melalui pemanfaatan teknologi informasi dan kerjasama keagenan (branchless banking).

Secara lebih rinci, intermediasi perbankan dapat didorong melalui berbagai langkah yaitu: Perluasan akses keuangan (financial inclusion) kepada masyarakat; dan Fasilitasi intermediasi untuk mendukung pembiayaan di berbagai sektor potensial bekerjasama dengan berbagai instansi pemerintah. 

Pada dasarnya keuangan inklusif dilakukan untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap jasa keuangan serta peningkatan literasi masyarakat di bidang keuangan. Sejalan dengan pengaturan di bidang makroprudensial guna memperkuat stabilitas sistem keuangan, capaian penting yang dilakukan oleh bank sentral yaitu Bank Indonesia diantaranya ialah dengan meningkatkan akses keuangan.

Semisal pada tahun 2014, berbagai program keuangan inklusif telah dilakukan seperti: Pedoman Pelaksanaan Agen Layanan Keuangan Digital (LKD) Individu dan uji coba penyaluran bantuan pemerintah melalui Layanan Keuangan Digital di empat provinsi. Langkah ini menjadi cerminan sinergi antara Pemerintah dan pelaku usaha sehingga pengembangan kedepannya dapat terlaksana dan berkelanjutan.


Pengembangan Layanan Keuangan Digital kemudian menjadi bagian dari kegiatan guna meningkatkan akses keuangan bagi masyarakat. Pada dasarnya Layanan Keuangan Digital adalah kegiatan layanan jasa sistem pembayaran dan keuangan yang dilakukan melalui kerjasama dengan pihak ketiga yang menggunakan sarana dan perangkat teknologi berbasis mobile atau web dalam rangka mewujudkan keuangan inklusif. 

Kabar baiknya ialah sebagai dasar pelaksanaan Layanan Keuangan Digital, telah diterbitkan aturan berupa surat edaran tentang “Penyelenggaraan Layanan Keuangan Digital Keuangan Inklusif melalui Agen Layanan Keuangan Digital Individu”. Berdasar laporan dari McKinsey&Company (2015) terlihat pula bahwa ada peningkatan signifikan dalam kaitannya dengan penetrasi jaringan perbankan digital. Hal ini tentu menjadi peluang yang menjanjikan di masa depan khususnya bagi dunia keuangan/perbankan tanah air.

Penetrasi perbankan digital (dok: McKinsey&Company, 2015)
Adapun Bank Tabungan Negara (BTN) yang merupakan Badan Usaha Milik Negara berbentuk Perseroan Terbatas (PT) dan bergerak di bidang jasa keuangan perbankan. Bank BTN terus berupaya melakukan transformasi dari tahun ke tahun serta turut serta dalam upaya transformasi digital guna meningkatkan layanan perbankan.


Hal ini terlihat dari "Roadmap Transformasi Bank BTN" semenjak Transformasi 1 pada Periode Survival di tahun 2013 yang terus melakukan lompatan transformasi yang dipicu oleh program sejuta rumah. Dilanjutkan oleh Transformasi 2 di tahun ini yaitu Periode Digital Banking yang didukung oleh bisnis yang lebih kuat, infrastruktur dan Sumber Daya Manusia (SDM). Hingga tahapan menuju Transformasi 3 yaitu Periode Global - Playership pada tahun mendatang.

Roadmap transformasi Bank BTN (dok: btn.co.id)
Upaya transformasi perbankan digital guna meningkatkan layanan perbankan tersebut dapat diamati melalui aplikasi kekinian “BTN Digital Solution” yang mampu memberikan kemudahan bertransaksi perbankan. Aplikasi ini digadang-gadang sebagai produk terbaru dari Bank BTN guna memberikan kemudahan terhadap para nasabah/pengguna dalam mengakses seluruh produk e-Banking BTN yaitu BTN Properti; Promo; Pembuatan kartu suka-suka; Informasi lokasi; Pembukaan rekening secara online; E-Commerce; SMS Banking; Mobile Banking; dan Internet Banking.

Tampilan BTN Digital Solution milik pribadi (dok: app playstore BTN Digital Solution)
BTN Properti

BTN Properti misalnya, aplikasi ini dapat membantu kita mewujudkan rumah impian. Aplikasi ini menyajikan pilihan informasi properti seperti perumahan terbaru, perumahan terpopuler, perumahan bersubsidi bahkan lengkap dengan developernya! Informasi harga jual dan semua jenis properti baik berupa rumah baru dan apartemen dapat ditemukan disini. Kita juga dengan mudahnya dapat memperoleh informasi agunan BTN baik untuk kategori gudang, ruko, tanah dan bangunan, tanah darat, tanah kebun, tanah kosong maupun tanah sawah. Tidak hanya itu, tersedia pula informasi harga pasar berdasarkan waktu, luasan tanah dan/atau bangunan serta lokasi yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia! 

Oya, satu yang menarik dari aplikasi BTN Properti ini ialah tersedianya informasi “Simulasi”. Hal ini sangat memudahkan kita untuk melakukan pembelian properti impian. Simulasi menyajikan kebutuhan data penghasilan kita dan pasangan per bulannya. Serta jangka waktu yang diinginkan dalam rentang 1 hingga 25 tahun. Sangat membantu!

BTN Properti (dok: app playstore BTN Digital Solution)
Promo 

Kaitannya dengan peningkatan layanan perbankan melalui transformasi digital bank, Bank BTN juga terus memberikan promo dan hadiah yang menarik. Aplikasi BTN Digital Solution kerap memberikan promo melalui KPR/Kredit, e-Banking, Kartu/Tabungan dan event yang diselenggarakan. 

Promo dan hadiah menarik dari Bank BTN (dok: app playstore BTN Digital Solution)
Kartu Suka-Suka

Bank BTN berpegang teguh pada jargonnya “Sahabat Keluarga Indonesia”. Sehingga layanan perbankan yang diberikan pun berlandaskan rasa persahabatan dan kekeluargaan. Buktinya kita dapat menentukan desain kartu Bank BTN sesuka kita alias “semau gue” yang bebas menjadi pilihan alternatif.

Kartu desain suka-suka Bank BTN (dok: app playstore BTN Digital Solution)
Lokasi 

Informasi lokasi memudahkan kita menemukan ATM dan Kantor Cabang Bank BTN terdekat. Hal ini akan sangat membantu dan memudahkan kita dalam bertransaksi. Untunglah sejauh ini tidak ada kesulitan berarti karena memang ATM dan kantor cabang Bank BTN tersebar hampir di setiap titik lokasi.
Lokasi ATM dan kantor cabang terdekat di Bogor (dok: app playstore BTN Digital Solution)
Pembukaan Rekening

BTN Digital Solution memberikan kemudahan melakukan pembukaan rekening secara online. Melalui aplikasi BTN Open Account yang telah diunduh oleh sekitar 1000 orang, kita dapat melakukan pendaftaran rekening secara mandiri dengan mengisi formulir data nasabah perorangan. Kita hanya perlu memberikan informasi pribadi, data pekerjaan, info tambahan dan kemudian ambil foto lalu TARAA... Jadilah rekening Bank BTN.

dok: app playstore BTN Digital Solution
E-Commerce

Di era digital seperti saat ini, kerjasama antar merchant dan/atau dengan perbankan merupakan hal yang lumrah dilakukan. Bahkan mungkin merupakan ide yang brilian dan berperan dalam era perbankan digital dan metamarket masa kini. Bank BTN pun dengan BTN Digital Solution-nya berupaya memberikan solusi digital melalui layanan E-Commerce ternama tanah air seperti: Blanja.com; JD.ID; Tokopedia.com; Lazada.co.id; Bukalapak; OLX.co.id; ZALORA Indonesia; elevenia; Bhinneka.com; MatahariMall.com dan masih banyaaaak lagi.

e-commerce Bank BTN (dok: app playstore BTN Digital Solution)
Adapun ragam inovasi digital yang dipersembahkan oleh Bank BTN semata untuk mengantisipasi persaingan pasar bebas dan global yang ada didepan mata. Melalui kehadiran pelbagai inovasi produk serba digital yang ditawarkan, sekiranya dapat menjadi suatu persembahan terbaru dalam gaya hidup kekinian di era digital. Ya, semacam menjadi BTN Digital Lifestyle yang diharapkan menyatu dengan para penggunanya.

Akhir kata, sekedar saran sekiranya semua capaian penting dan tindak lanjut serta kebijakan yang telah, sedang dan akan dijalankan oleh Bank BTN tentu saja diharapkan dapat memberikan dampak besar yang tidak hanya berdampak terhadap perkembangan di bidang makro, melainkan juga kemajuan di bidang mikro. Oleh karenanya peningkatan akses keuangan bagi masyarakat harus terus dilaksanakan melalui kebijakan keuangan inklusif guna tercapainya kesejahteraan ekonomi. Pun, Bank BTN dalam menyambut transformasi digital melalui BTN Digital Solution diharapkan dapat dimengerti dan dirasakan serta berdampak terhadap masyarakat guna memperoleh kemudahan layanan digital banking. Selamat HUT Bank BTN yang ke – 67. Jaya selalu! 

Sumber:
  • Lampiran Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia. 2015
  • McKinsey&Company. 2015. Digital Banking in Asia: What do consumer really want?
  • https://www.youtube.com/watch?v=AcuvGbSFMiM&t=95s
  • http://www.yesisupartoyo.com/2016/10/penetrasi-keuangan-digital-di-era.html 
Cat: tulisan diikutsertakan dalam Bank BTN BLOG Competition

dok: btn.co.id

Sabtu, 28 Januari 2017

Serba Serbi Perayaan Imlek di 10 Kota Paling Intoleran di Indonesia

Katadata (2015) melansir bahwa ada 10 kota paling intoleran di Indonesia yaitu Bogor, Bekasi, Banda Aceh, Tangerang, Depok, Bandung, Sukabumi, Mataram, Serang dan Tasikmalaya. Berdasar hasil riset diperoleh informasi bahwa Provinsi Jawa Barat menduduki peringkat teratas dalam hal intoleransi. Istilah intoleransi disini dalam artian ketidakramahan terhadap orang dengan latar belakang agama berbeda.

dok: katadata.co.id
Sayangnya peringkat berdasar rekor tertinggi untuk kategori kota yang paling tidak toleran alias intoleran di Indonesia dipegang oleh Bogor, Sang Kota Hujan. Pasalnya saya telah mendiami Bogor semenjak 2012 silam. Jadi, hampir 5 tahun lamanya saya berupaya mengenal seluk beluk Bogor dan seisinya. Hasil riset ini tentu mengagetkan saya dan jelas menggelitik rasa ingin tahu yang lebih mendalam.

Sabtu, 28 Januari 2017 merupakan Tahun Baru Imlek 2568. Ketika hari raya keagamaan Imlek tiba, Bogor seakan makin menegaskan jati dirinya sebagai kota hujan. Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa guyuran hujan selalu menghiasi perayaan Imlek di tanah air. Siraman hujan pun diyakini sebagai berkah dari Tuhan Yang Maha Kuasa yang diturunkan kepada semua makhluk hidup-Nya yang berada di bumi.

Fyi, saya terlahir dan dibesarkan di Kota Manado, ibukota Provinsi Sulawesi Utara. Kota yang digadang-gadang sebagai Kota 1000 Gereja karena dengan mudahnya kalian dapat menemukan bangunan peribadatan berupa gereja di daerah ini. Berkebalikan dengan Bogor, Kota Manado malah dicap sebagai salah satu Kota yang paling toleran di Indonesia. Hal ini membuktikan bahwa diantara keberagaman dan isu minoritas yang disematkan, Manado mampu tampil sebagai kota yang menghargai perbedaan. Melalui semboyannya “Torang Samua Basudara” alias Kita Semua Bersaudara, Manado mampu membuktikan bahwasanya perbedaan bukan menjadi halangan dan tidak untuk dipermasalahkan melainkan dihargai. 
"Perbedaan mungkin tidak bisa dipersatukan, tapi bisa bersama karena kebersamaan itu indahnya luar biasa"
Saya lalu menjadi penasaran dengan perayaan Imlek yang terdapat di kota-kota yang (katanya) paling intoleran di tanah air. Lantas, saya mulai “kepo” dengan berita dan kabar terbaru terkait tentang perayaan Imlek tahun 2017 ini di 10 kota tersebut. Yuk, simak rangkuman persiapan menjelang perayaan Tahun Baru Imlek berikut ini:

Tasikmalaya

Kota ini terkenal dengan sebutan Kota Santri. Kendati demikian perayaan Imlek tetap terasa khususnya di beberapa Vihara yang ada di kota Tasikmalaya. Kendati menjadi 1 dari 10 kota yang memiliki tingkat intoleran paling rendah, tapi Kota Tasikmalaya tetap mampu membuktikan sikap toleransinya khususnya dalam menghargai perayaan keagamaan lainnya.


Serang

Perayaan Imlek kali ini dimeriahkan salah satunya oleh kisah menarik di balik Vihara Avalokiteswara yaitu vihara tua yang bersahaja. Kisah menariknya ialah tentang putri dari China dan Sunan Gunung Jati. Penting untuk diketahui bahwasanya vihara yang berlokasi di Kota Serang ini menjadi salah satu simbol kerukunan antar umat beragama dan keanekaragaman budaya di ujung barat Pulau Jawa. 


Mataram 

Perayaan puncak tahun baru Imlek rencananya akan digelar di Taman Sangkareang Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Menariknya ialah acara Imlek kali ini akan dikemas dalam acara silaturami budaya nusantara. Kegiatan ini semata-mata merupakan bagian dari upaya menjalin toleransi dan mempererat persaudaraan antar masyarakat yang heterogen. Tidak kalah pentingnya ajang ini menjadi promosi pariwisata daerah agar semakin dikenal masyarakat luar.


Sukabumi

Isu intoleransi yang disematkan terhadap Kota Sukabumi tak serta merta membuat kota ini lumpuh dari aktivitas perdagangan buktinya pernak pernik Imlek ramai dijajakan oleh para pedagang di kota ini. Hal ini menjadi berkah tersendiri bagi mereka karena raupan omzet yang berhasil diperoleh menjelang perayaan tahun baru Imlek.


Bandung 

Bandung memang juara! Serba serbi perayaan Imlek diramaikan dengan ornamen berwarna merah yang sejatinya menjadi ciri khas yang dipasang menjelang Imlek. Lampion dan lilin dengan mudahnya dapat ditemukan di sekitar pelataran jalan. Bandung mengingatkan kita tentang “Filososi Lilin” yaitu sesuatu yang menerangi harapan agar semua pengharapan diterangi dan diberikan kemudahan. Menariknya pula ialah perayaan Imlek menjadi ajang pelestarian budaya dan menjadi momentum keakraban antar sesama umat manusia. Semua umat beragama berhak merayakannya. 


Depok 

Perayaan Imlek di kota ini cukup kondusif. Hal ini berkat pengamanan dan kerjasama lintas masyarakat. Depok yang berdekatan dengan Stasiun Pondok Cina juga menyimpan kisah sejarah yang erat kaitannya dengan perayaan Imlek di tanah air.


Tangerang 

Perayaan Imlek di kota ini mengajarkan banyak hal. Salah satu diantaranya ialah tentang pembelajaran sejarah masyarakat Tionghoa dari situs bersejarah yang terdapat di kota ini. Adapun Museum Benteng Heritage merupakan warisan budaya peranakan Tionghoa. 


Banda Aceh

Setiap tahunnya perayaan Imlek oleh warga etnis Tionghoa di Banda Aceh diadakan secara sederhana tanpa mengurangi esensi makna perayaan Imlek itu sendiri. Mereka berdoa di vihara dan dilanjutkan dengan saling berkunjung antar saudara. Adapun Kampung Peunayong yang merupakan kampung dengan beragam etnis dan kerukunan ala Aceh. Persahabatan yang terjalin antar masyarakat sangat natural dan nuansa keberagaman sangat kental terasa. Kuncinya ialah kepintaran dalam membawa diri. Dalam artian tidak agresif ataupun menonjolkan diri dalam bergaul dan/atau menjalankan ritual keagamaan. Kampung ini lantas menjadi kampung keberagaman yang notabene sebagai pengingat bahwa perbedaan merupakan hakikat kehidupan.


Bekasi 

Perayaan Imlek serta ibadah yang dilakukan di kota ini sangatlah khusyuk. Hal ini seakan mematahkan asumsi sebagai kota intoleran ke-2 di Indonesia. Masyarakat mempercayai bahwasanya Imlek ialah tradisi umat Tionghoa dan merupakan kemaslahatan dalam kehidupan yang ada di dunia. Sama seperti umat muslim lainnya, silaturahmi kepada sesama kerap dilakukan dalam perayaan Imlek.


Bogor

Percaya atau tidak, di kota yang dicap sebagai kota yang paling intoleran di Indonesia inilah kita dapat menemukan vihara yang memiliki mushola sebagai tempat peribadatan umat muslim didalamnya. Ya, Vihara Mahabrahma menyediakan ruangan kecil berupa mushola yang kerap digunakan untuk sholat dan/atau pengajian. Vihara tertua di kota Bogor ini memang memiliki tradisi unik. Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, toleransi antar agama memang sangat erat kaitannya dengan menjaga kerukunan beragama dan memelihara toleransi. Tradisi unik menjelang perayaan Imlek ialah dengan membagikan kupon makan gratis untuk masyarakat sekitar. Hal ini semata guna memupuk rasa kebersamaan antar masyarakat agar semakin kuat.


Sebagaimana makna harfiah dari toleransi yaitu membiarkan orang lain berpendapat berbeda atau melakukan hal yang berbeda dengan kita tanpa perlu diganggu. Jadi, kita perlu menyadari dan memahami serta tidak perlu merasa khawatir ketika berhadapan atau menemukan perbedaan karena berbeda itu hal biasa. Percayalah! 

Pada akhirnya, perayaan Imlek tidak hanya sekedar menjadi tradisi leluhur yang memiliki makna mendalam melainkan juga menjadi bukti nyata toleransi antar umat beragama. Imlek menjadi momentum untuk meningkatkan silaturahmi dan toleransi di tanah air tercinta Indonesia. Torang samua basudara. Inga-inga, Ting!

Sumber:
Cat: tulisan diikutsertakan dalam Lomba Blog Festival Imlek Indonesia 2017
dok: http://www.festivalimlekindonesia.com