Minggu, 31 Juli 2016

Jejak Mahakarya Bali, Cerminan Pilar Jiwa Indonesia yang Tersembunyi

Juli 2013, kali pertama menjejakkan kaki di Pulau Dewata. Pulau yang terkenal seantero negeri hingga mancanegara. Panorama alamnya tiada terbantahkan dan menjadi saksi atas melimpahnya kekayaan alam negeri bumi pertiwi Indonesia Raya. Seakan menegaskan bahwasanya jejak Maha karya terpatri di tempat ini.


Bali menjadi cerminan pilar jiwa Indonesia. Hal ini tampak dari kegigihan, keteguhan, kesabaran dan jiwa gotong royong yang ditampilkannya. Unsur Tri Hita Karana merupakan implementasi keyakinan dan kepercayaan sebagai bentuk sinergi dan kolaborasi antar makhluk. Hubungan yang harmonis antar manusia, lingkungan dan alam semesta serta Tuhan Sang Maha Pencipta terjalin dengan rapi dan baik adanya.

dok: pribadi

Bicara soal kegigihan, maka masyarakat Bali tidak perlu diragukan lagi. Masyarakat Bali sangat gigih dalam bekerja. Hal ini dibuktikan melalui kunjungan lapang saya ke Pasar Pakraman. Saat itu siang cukup terik dan pasar mulai lengang. Saya mendapati pasar yang rapi dan terjaga kebersihannya. Tidak hanya itu, limbah pasar juga ternyata diolah saat itu juga dan pengolahannya berlokasi dalam pasar Pakraman sendiri. Ada ruangan khusus di sudut pasar yang menyediakan alat pengolah limbah pasar untuk kemudian dihancurkan. Sinergi hubungan antar manusia dengan lingkungan benar diejawantahkan melalui kegigihan setiap masyarakatnya. Salut! 

dok: pribadi

Masih mempertanyakan soal keteguhan masyarakat Bali? Alangkah baiknya menyimak terlebih dahulu prinsip yang dipegang teguh oleh mereka. Adapun tingkah laku yang ditampilkan memberikan gambaran keteguhan dan mengajarkan nilai-nilai konsistensi dan keselarasan dalam berpikir dan bertindak. Ibarat kehidupan yang berada di persimpangan jalan. Butuh hati yang utuh dan teguh untuk tetap bersetia pada kata hati guna melalui dan melewati persimpangan tersebut dengan yakin dan percaya diri. Adapun kepercayaan adalah persoalan keteguhan dan keikhlasan dalam menghambakan diri kepada Maha Pemberi Kehidupan. Segala perilaku yang dilakukan menjadi refleksi penghormatan. Semisal, dengan mudahnya diketemukan bentukan ritual di tiap sudut kota dan pelosok. 

dok: pribadi

Potret kesabaran masyarakat Bali terpancar dari perlakuan mereka terhadap lingkungan sekitar. Alam memberikan segalanya dan kita umat manusia ditugaskan menjaga amanat yang diberikan dengan sabar dan penuh rasa syukur. Hanya manusia yang pintar bersyukur sajalah yang bisa memahami makna esensi kesabaran itu sendiri. Adapun melalui Subak yang merupakan sistem pengairan/irigasi yang menjadi kearifan lokal masyarakat Bali. Subak terkait erat dengan tata kelembagaan yang dianut dan dimiliki masyarakat Bali. Pembagian air agar adil dan merata tentunya membutuhkan tingkatan kesabaran yang mumpuni sehingga semua masyarakat dalam hal ini petani memperoleh porsi yang seragam tanpa ada satu pihak pun yang merasa dirugikan.

dok: pribadi

Seiring sejalan dengan jiwa kebersamaan yang dianut, adapun Bali memiliki lembaga keuangan diantaranya dikenal dengan sebutan Lembaga Perkreditan Desa (LPD). Lembaga keuangan ini memiliki ciri yang sangat khas sehingga memiliki aturan tersendiri dalam pengelolaannya yaitu melalui adat istiadat masyarakat Bali. Tempo hari saya berkesempatan mengunjungi LPD Desa Adat Sempidi. LPD pada dasarnya merupakan lembaga keuangan perdesaan yang berlandaskan semangat kegotongroyongan. Tujuan didirikannya LPD ialah untuk mewujudkan penyediaan layanan keuangan bagi masyarakat perdesaan khususnya di Bali. Semangat gotong royong yang ada tampak dalam tata kelola kelembagaan secara sosial dan ekonomi. Kebersamaan dalam kegotongroyongan tersebut mampu menciptakan terjadinya inklusi keuangan dalam kemasyarakatan demi mewujudkan kemanusian yang adil dan beradab. 

dok: pribadi

Besar harapan sekiranya potret pengamatan kehidupan dan perjalanan singkat di Pulau Dewata ini mampu menjadi representasi cerminan pilar jiwa Indonesia yang teguh, gigih, sabar dan senantiasa semangat bergotong royong saling membantu sesama demi terciptanya keberlanjutan peri kehidupan yang lebih baik kedepannya. Kelak, diri ini ingin sekali lagi menjejakkan kaki di bumi Maha Karya Indonesia dan kembali ke Bali untuk menelusur tata ruang dan kelembagaan ekonominya. 

Oh, Bali aku ingin kemBALI!

Cat: penulis merupakan Mahasiswa Pascasarjana IPB Bogor. Saat ini sedang terlibat dalam kerjasama dengan Kementerian Perindustrian RI untuk project One Map Policy Kewilayahan Kawasan Industri.

Kamis, 14 Juli 2016

Berkah Mudik Lebaran bersama Aplikasi BebasBayar, Jurus Dagang Gaya Bebas Ala Anak Kosan yang Praktis Menguntungkan

Iyes, mudik!

Sebagai seseorang yang berstatus mahasiswa di rantauan, rutinitas mudik menjadi satu hal yang paling ditunggu-tunggu dan dinanti kedatangannya. Sudah hampir 5 tahun lamanya saya menghabiskan waktu di tanah rantau. Belajar hidup mandiri karena jauh dari keluarga dan belajar memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari serta berusaha menuntaskan tanggung jawab (baca: lulus) agar bisa tepat waktu.

Libur lebaran kali ini, seperti biasa saya pulang ke tanah kelahiran di Manado Provinsi Sulawesi Utara. Rutinitas yang dilakoni setahun sekali ini tentu membawa rasa kebahagiaan, pun kecemasan tersendiri. Lho? Iya, saya mengkhawatirkan pertanyaan “kapan lulus?” dan “kapan nikah?” soalnya. Pertanyaan yang seakan menjadi momok bagi tiap perantau seperti saya, ekhem! Hayo, benar apa betul?

Seminggu sebelum lebaran, saya sudah mempersiapkan kepulangan ke kampung halaman. Urusan pekerjaan dan perkuliahan sudah berusaha diselesaikan dalam tempo sesingkat-singkatnya dan tentu secepatnya. Semua ini guna menenangkan pikiran dan mengurangi sedikit beban ketika berkumpul dengan keluarga nanti.

Bertolak dari Bogor menuju Jakarta dini hari, hingga tiba di Manado dalam kurun waktu 3 jam perjalanan via jalur udara. Akhirnya saya bisa berkumpul dengan keluarga. Sungguh bahagianya tidak terkira. Saya sudah membayangkan hingga beberapa hari ke depan akan menikmati waktu tidak hanya bersama keluarga, melainkan teman-teman lainnya.

Momen lebaran pun tiba dan prosesi saling bermaaf-maafan dilakukan. Tamu terus berdatangan baik dari kalangan tetangga, saudara, sanak famili, teman, sahabat, rekan sejawat dan lainnya. Tiap orang saling menularkan rasa bahagianya. Suasana yang tercipta memberikan nuansa yang aman, nyaman dan tenteram. Seakan jauh dari hingar bingar kedengkian dan saling iri hati. Semua orang menjadi pribadi yang penuh syukur. Momen kemenangan benar tercipta!

Hingga, tibalah saatnya.

“Duh, ada yang jual pulsa gak ya deket sini?”, tanya seorang teman. 
“Kenapa?”, tanyaku penasaran
“Abis pulsa nih, mo kirim ucapan selamat lebaran ke dosen”, balasnya

Aha!
Kini saatnya saya mempraktekkan jurus BEBAS yang saya miliki. 

Dok: BebasBayar app

Untunglah sebelumnya persiapan kepulangan ke kampung halaman tidak hanya mempersiapkan isi koper, ataupun antisipasi jawaban atas pertanyaan "kapan-kapan?", melainkan juga isi handphone. Saya telah menginstal aplikasi BebasBayar di smartphone, guna meminimalisir hal-hal tidak terduga yang kemungkinan besar akan terjadi. 

Dok: BebasBayar app

Aplikasi BebasBayar besutan PT. BIMASAKTI MULTI SINERGI ini diyakini mampu memberikan kemudahan dalam pembayaran maupun pembelian produk. BebasBayar merupakan layanan pembayaran yang memudahkan penggunanya dalam melakukan pembayaran apa saja, kapan saja dan dimana saja. Benar-benar bebas!


Awalnya, saya melakukan pendaftaran dan penambahan deposit/top up via salah satu perbankan nasional. Pendaftarannya sangat mudah, terlebih dahulu kita perlu menginstal aplikasi BebasBayar via smartphone dan dalam beberapa waktu kita akan menerima pemberitahuan via sms, email dan kotak masuk dalam aplikasi yang menginformasikan bahwa status kita telah: AKTIF.

Dok: BebasBayar app

Dok: BebasBayar app

Dok: pribadi

Dok: pribadi

Dok: pribadi

Berikut tampilan navigasi yang berisi profil kita lengkap dengan saldo dan level: personal. Tersedia beragam menu pilihan berupa: menu favorit, afiliasi, deposit, pembayaran tagihan, tiket dan reservasi, transaksi keuangan, pembayaran otomatis, laporan, akun saya dan lainnya yang dapat kita pilih sesuai keperluan.

Dok: BebasBayar app

Selain itu tersedia beragam pilihan jenis pembayaran di BebasBayar. Jadi, kita bisa bebas memilih aktivitas pembayaran tagihan yang diinginkan. Sebagaimana terlihat di bawah ini, tapi tentu saja metode pembayarannya hanya satu ya dengan aplikasi BebasBayar!

Dok: BebasBayar app

Khusus untuk kasus teman saya yang membutuhkan pulsa, maka berikut riwayat pembelian pulsa elektronik yang menandakan bahwa transaksi saya telah berhasil. 

Dok: BebasBayar app

Dok: BebasBayar app

Alhamdulillah teman saya beruntung mendapatkan pulsa tepat waktu dan tentunya saya untung karena mendapat pemasukan/pendapatan dari proses berjualan. Alih-alih ingin menolong, yang ada malah dapat untung. Siapa yang nggak senang? Hmm, tinggal menunggu rejeki nomplok berikutnya. Dan benar saja! Pelanggan berikutnya ialah ayah saya sendiri, hehe.

Dalam suasana lebaran yang cukup riuh, terjadi sesuatu di luar dugaan kerap mewarnai seperti kali ini. Tetiba, listrik rumah padam dan berbunyi “tut-tut” pertanda token listrik habis. Beliau sempat kebingungan karena tamu-tamu masih banyak dan beliau harus menuju minimarket terdekat untuk membeli token. Alhasil, saya muncul sebagai pahlawan kesiangan.

“Tenang, pa. Beli token listrik disini saja”, terang saya sembari mengacungkan handphone.
“Emang bisa?”
“Bisa, lah! Bebas.”
“Ok, beli 50 ribu, kak!”
“Siap!”

Tanpa perlu menunggu waktu lama, struk tanda pembayaran lunas disertai dengan nomor token diterima. Ayah langsung mengisi nomor token dan tentu saja saya menerima pembayaran tagihan PLN Prabayar, cash!

Dok: BebasBayar app

Senangnya, BebasBayar memberikan kemudahan pembayaran bebas dimana saja dan kapan saja. Saya bisa menjadi pengusaha dadakan tanpa perlu modal besar, bingung memikirkan lokasi usaha, pun produk dagangan. BebasBayar memungkinkan saya menolong diri sendiri pun orang lain. Saya menjadi pribadi bebas dengan BebasBayar. Wow! 

Keberuntungan dan keuntungan saya tidak berhenti disini saja. Masih dalam suasana menikmati masa tenang liburan lebaran, saya teringat akan tagihan bayaran listrik di kosan. Pasalnya, pada musim liburan pasti semua anak kos pulang kampung halaman. Otomatis, kemungkinan besar tidak ada yang berkesempatan membayar tagihan listrik ke loket PLN karena tidak ada yang stand by  di kosan. Sedangkan di satu sisi ancaman denda terus menghantui bila kami terlambat membayar tagihan. Sehingga saya perlu bertindak!

Untunglah, aplikasi BebasBayar setia menemani. Saya bebas melakukan pembayaran tagihan listrik PLN Pascabayar via jarak jauh tanpa perlu ke loket pembayaran. Setelah dana kosan ditransfer oleh bendahara kos ke rekening, saya lantas melakukan deposit/top up dan segera melakukan pembayaran tagihan. Voila! Struk bukti pembayaran tagihan LUNAS diterima dan bukti lunas pembayaran tersebut segera dikirimkan via grup watsapp kosan. Senangnya terselamatkan dari denda dan ancaman pemutusan aliran listrik.

Dok: BebasBayar app

Dok: BebasBayar app

Dok: BebasBayar app

Dok: BebasBayar app

Dok: BebasBayar app

Satu yang menarik dari aplikasi kekinian ini ialah tersedianya laporan rinci terkait transaksi dan cashback yang telah kita lakukan. Sehingga kita dapat mengetahui dan memantau dengan pasti dan jelas terkait waktu transaksi, nominal, status beserta keterangannya. Tidak diragukan lagi bahwa aplikasi ini patut dipercaya.

Dok: BebasBayar app

Dok: BebasBayar app

Dok: BebasBayar app

Selain itu, yang membedakan platform jenis ini dibandingkan aplikasi lainnya ialah terletak pada menu "afiliasi"-nya. Aplikasi ini memungkinkan kita untuk membentuk jaringan afiliasi kita sendiri guna meningkatkan pendapatan dan pemasukan kita dalam berbisnis. Menarik!

Dok: BebasBayar app

Demikian alasan dan ulasan sederhana tentang kenapa aplikasi BebasBayar wajib digunakan saat mudik lebaran, apalagi bagi mereka yang berstatus mahasiswa “anak kos” rantauan. Semoga pengalaman sederhana tentang manfaat aplikasi BebasBayar saat liburan lebaran kali ini dapat membantu. Tidak hanya di saat mudik lebaran, melainkan di keseharian. Terimakasih, BebasBayar!

Adapun cara mudah bertransaksi di Bebasbayar via android (link: disinidan via IOS (link: disini)

Dok: http://www.bebasbayar.com/#

Dok: http://www.bebasbayar.com/#

Cat: tulisan diikutsertakan dalam Bebasbayar Blog Competition

SACIVA - Bizcard Secretary: Sensasi Memiliki Sekretaris Pribadi

SACIVA? Apa itu?

Sejenis nama latin tanaman padi-padian? No!

Kemiripannya Oryza sativa mampu "mengenyangkan", sedangkan SACIVA mampu "menyenangkan" dikarenakan kemampuan dan kemahirannya dalam mengorganisir kartu nama dengan rapi dan akurat.


Menyimpan setumpuk kartu nama merupakan rutinitas yang cukup merepotkan, apalagi bagi mereka yang berkapasitas sebagai staf yang kesehariannya disibukkan dengan urusan per-kartu nama-an. Kenapa? Karena, dompet maupun binder khusus terkadang tidak cukup untuk menampung semua kartu nama rekanan yang dimiliki. Alhasil, hal ini menjadi kurang efisien dan efektif.

Semisal, ketika atasan saya meminta saya untuk menghubungi salah seorang kolega dimana mengharuskan saya untuk mencari informasinya dalam setumpuk kartu nama, yang tentu saja cukup memakan waktu bila saya harus mencarinya satu persatu. Sedangkan atasan menginginkan informasi yang dibutuhkan dalam waktu yang sesingkat-singkatnya dan sesegera mungkin. Bisa-bisa saya ditegur atasan karena dianggap kurang tanggap dalam merespon perintah!

Masa-masa rempong bin ribet ini kerap terjadi hingga saya menemukan satu aplikasi yang sangat amat membantu dalam perbaikan dan peningkatan kinerja. Untunglah, ada SACIVA - Bizcard Secretary yang merupakan aplikasi smartphone berbasis android jebolan Magna Digital Lab. Cara mengoperasikannya sangat mudah, terlebih dahulu kita harus Download Saciva - Bizcard Secretary di Google Play Store atau melalui alamat link https://goo.gl/SahbJ7

Dok: pribadi

SACIVA - Bizcard Secretary sendiri berfungsi sebagai SEKRETARIS KARTU NAMA PRIBADI. SACIVA benar memberi keleluasaan dan kemudahan dalam menyimpan dan mengolah kartu nama. Cukup dengan satu smartphone maka semua kartu nama yang kita miliki akan terdata dengan rapi dan dijamin 100 persen akurat karena dipegang oleh Typing Specialists yang ada. Sekretaris Saciva siap untuk menyimpan kartu nama di dalam handphone kita. Saya benar-benar tertolong!


Dok: pribadi

Cara mengoperasikannya cukup mudah, yaitu pertama-tama siapkan kartu nama yang dibutuhkan. Lalu, masuk ke aplikasi SACIVA, aktifkan kamera. Scan/Potret kartu nama dengan mode “auto crop” sehingga nantinya akan muncul tampilan sebagai berikut:

Dok: pribadi

Dok: pribadi

Setelahnya, proses “menunggu”. Kartu nama yang di scan akan diketik oleh sekretaris pribadi SACIVA. Adapun bila kita tidak mau menunggu maka kita dapat mengetik sendiri melalui menu “Edit” yang tersedia di pojok kanan atas.


Dok: pribadi

Dok: pribadi

Dalam waktu yang cukup singkat, pemberitahuan dari Sekretaris pribadi SACIVA muncul dan pertanda bahwa kartu nama kita telah selesai diketik, ah senangnya! Berikut tampilannya:


Dok: pribadi

Bila kita kurang berkenan atas hasil yang diberikan atau misalnya terdapat sedikit kekeliruan/kesalahan dalam proses input informasi dalam kartu nama maka kita bisa meminta sekretaris untuk mengetik ulang. Kendati demikian kita perlu memiliki alasan klaim (opsional).


Dok: pribadi

Tidak cukup sampai disini, SACIVA masih memiliki beragam kelebihan lainnya diantaranya aplikasi SACIVA dapat otomatis melakukan sinkronisasi dengan kontak! Sehingga SACIVA dapat mengingatkan kita ketika pemilik kartu nama menelepon.


Dok: pribadi

Dok: pribadi

Terimakasih, SACIVA. Menyimpan kartu nama tidak lagi merepotkan! SACIVA menjadi aplikasi kekinian transformasi kartu nama konvensional ke digital.

Nb: Penulis merupakan Mahasiswa Sekolah Pascasarjana IPB Bogor. Penulis pernah menjadi Tenaga Ahli Anggota Dewan DPR RI. Penulis juga pernah menjadi Narasumber Ahli di BPAD Provinsi DKI Jakarta dan pernah bekerja sama dengan Kementerian PUPR. Saat ini penulis sedang terlibat dalam project One Map Policy bersama Kementerian Perindustrian RI.


Dok: pribadi

Cat: tulisan diikutsertakan dalam SACIVA Review Contest


Kamis, 07 Juli 2016

Buah Kiwi SunGold dan Pisang “Single” Cavendish Sunpride, Suguhan Pelengkap Nutrisi yang Tepat Selama Bulan Ramadhan

“Boro-boro melengkapi nutrisi, bisa cukup makan dalam sehari saja sudah sangat bersyukur”. Yah, mungkin celetukan ini bisa mewakili seruan hati jutaan anak kos di luar sana. Tanpa tendensi apa-apa, kejujuran suara hati ini terkadang memang merupakan fakta dan realita di lapang.

Sudah sekitar 4 tahun lamanya saya merantau dan menyandang gelar status sebagai anak kosan. Berhubung mudik setahun sekali, jadi sebagian besar hidup saya dihabiskan secara berjauhan dengan keluarga. Dan itu artinya, sudah 4 kali saya menjalani bulan Ramadhan seorang diri dan bisa jadi...tanpa kebutuhan nutrisi yang mencukupi (uhuk!)

Kendati demikian, orang tua selalu memberikan perhatian dan mengontrol terutama kaitannya dengan pola makan. Harapan mereka nutrisi saya harus tercukupi dan senantiasa mengkonsumsi buah. Tapi, dasarnya anak kosan yang mendoktrin diri untuk berperilaku super duper hemat, maka terkadang keacuhan menjadi kebiasaan (buruk!).

Setelah dipikir-pikir, ketika saya jatuh sakit maka biayanya akan melebihi biaya yang perlu dikeluarkan agar saya berperilaku hidup sehat. Rugi, dong! Maka, serta merta mengubah pola hidup ke arah yang lebih baik menjadi keharusan.

Seperti bulan Ramadhan kali ini. Berbeda dari Ramadhan sebelumnya, Ramadhan kali ini terasa lebih berat. Kenapa? Saya memasuki semester akhir perkuliahan. Sehingga saya membutuhkan konsentrasi dan energi yang lebih dibandingkan semester-semester sebelumnya untuk menyelesaikan penelitian saya agar bisa lulus tepat waktu.

Selain potensi kurang tercukupinya nutrisi ketika jauh dari keluarga di Bulan Ramadhan, ancaman lainnya ialah minimnya peluang bangun sahur. Waktu penuh berkah yang seharusnya dioptimalkan penggunaannya terkadang berlalu begitu saja. Kalaupun terbangun pasti di saat-saat kritis menjelang imsak. Hal ini tentu saja sangat merepotkan! Apalagi anak kosan (baca: saya) tidak pernah punya cukup waktu untuk memasak, berkreasi di dapur dan la-la-la lainnya ketika sahur ataupun berbuka. Paling banter makanan yang dibeli ketika berbuka, disisihkan (bukan disisakan) untuk dipanaskan malamnya ketika sahur. Hal-hal semacam ini kerap terjadi dan menjadi salah satu pemicu kurang tercukupinya asupan energi untuk berpuasa keesokan harinya.

Mau tidak mau, kecukupan kebutuhan nutrisi bagi tubuh saya harus terpenuhi di bulan Ramadhan. Saya dituntut agar tetap sehat dan salah satu solusinya ialah dengan memenuhi asupan gizi 4 sehat 5 sempurna. Kebetulan saya sangat menyenangi buah-buahan dan pilihan buah terbaik tentu saja jatuh pada: Ya, Buah Pasti Sunpride!

Produk Sunpride terdiri dari buah mancanegara dan 100 persen buah Nusantara. Buah mancanegara yang saya gemari diantaranya kiwi. Laman sunpride.co.id melansir bahwa kiwi merupakan sejenis buah beri dengan kelompok kultivar dari kayu pohon anggur. Saya menyenangi buah kiwi karena tekstur buahnya yang sangat halus dan rasanya yang unik.
 
 
Kiwi salah satu buah yang sehat untuk sarapan dan menjaga stamina tubuh. Buah kiwi kaya akan serat yang penting dan bermanfaat bagi sistem pencernaan agar dapat bekerja optimal. Hebatnya lagi, buah kiwi ini sangat baik untuk mempertahankan imun tubuh! Berhubung saya sangat rentan terhadap flu, batuk dan sakit kepala maka buah kiwi Zespri SunGold merupakan pilihan yang tepat!
 
Dok: pribadi
 
Selain itu, produk Sunpride merupakan produk asli Indonesia yang bekerja sama dengan petani lokal dan produsen buah guna membantu dalam pelaksanaan metode dan teknik budidaya terbaru sehingga hasil produknya maksimal dan terjamin. Produk Sunpride terdiri dari 100 persen buah Nusantara!

Buah Nusantara yang saya gemari diantaranya ialah pisang, terutamanya Pisang Cavendish. Pisang ini merupakan komoditas buah tropis. Sebagaimana dilansir oleh sunpride.co.id bahwa kebanyakan pisang Cavendish dikembangkan melalui metode kultur jaringan. Keunggulan bibit pisang hasil kultur jaringan ialah terbebas dari penyakit.
 
 
Saya suka sekali makan pisang Cavendish. Kulitnya mulus, rasanya manis dan warnanya cerah. Tentu saja hal ini tidak terlepas dari perawatan maksimal, pemilihan bibit terbaik dan pengemasan yang menarik. Pisang “Single” Cavendish dari Sunpride ini citarasanya sangat berbeda dan mampu memberikan sensasi makan buah yang luar biasa. 
 
Dok: pribadi
 
Kabar baiknya, dengan rutin mengkonsumsi pisang maka aliran bahan bakar otak (katanya) dapat berjalan lebijh baik. Semoga saja, dengan rajin mengkonsumsi pisang terutamanya Pisang “Single” Cavendish maka kesehatan otak saya dapat meningkat dan berdampak pada terselesaikannya sesegera mungkin penelitian sehingga saya bisa segera lulus, dan tidak SINGLE lagi. Aamiin!
 
Dok: sunpride.co.id/
Untunglah buah-buahan produk Sunpride harganya ramah di kantong mahasiswa dan anak kosan serta mudah ditemui di minimarket terdekat. Sehingga tidak ada kesulitan berarti dalam berbelanja dan mengkonsumsi buah. Buah-buahan terutama produk dari Sunpride dapat menjadi komplemen dan tentu saja mampu mensubstitusi asupan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh.

Jadi, tidak ada alasan lagi untuk tidak mencukupi dan melengkapi nutrisi khususnya ketika di Bulan Ramadhan. Bulan yang penuh berkah harus dilalui secara penuh amanah dan tentu saja kesehatan menjadi modal utama. Ayo konsumsi buah! Ya, Buah Pasti Sunpride!

Referensi:
Cat: Tulisan diikutsertakan dalam Writing Competition “Lengkapi Nutrisimu Sepanjang Ramadhan” Sunpride Fresh Everyday
 
Dok: sunpride.co.id/