Fab Tree Hab: Inspirasi Desain Rumah Ramah Lingkungan

Saya sangat terkesima dengan penuturan Mitchell Joachim, PhD dalam forum TED Talks pada Juli 2010 silam. Mitchell sendiri merupakan bagian dari tim Human Ecology Design dari Massachusetts Institute of Technology (MIT). Mitchell menerangkan topik yang berjudul “Don’t Build Your Home, Grow It!”. Intinya, dia memperkenalkan sebuah konsep desain rumah terbaru berupa geometri spesifik yang menghasilkan sebuah rumah yang disebut “Fab Tree Hab” yang tidak hanya sesuai secara lanskap melainkan juga lingkungan. Ide ini berangkat dari isu-isu lingkungan yang banyak beredar di Amerika Serikat.


dok: www.archinode.com/fab-tree-hab.html
Sebagaimana dijelaskan dalam websitenya yaitu www.archinode.com, Fab Tree Hab memiliki prinsip desain keseluruhan ekologi yang humanis melalui ide “Habitat for Humanity”. Mitchell merekomendasikan metode menumbuhkan rumah dari pohon yang diintegrasikan dengan rekayasa genetik melalui sistem Computer Numeric Controlled (CNC) sehingga dapat dikontrol oleh manusia. Ya, bertumbuh!


dok: www.archinode.com/fab-tree-hab.html
Selanjutnya, mungkin akan muncul pertanyaan “Why Grow a Home?

Hmmm, sebenarnya ini erat kaitannya dengan keberlanjutan ekosistem dan lingkaran kehidupan. Sesuai dengan prinsip ekologi, bahwasanya kehidupan yang kita jalani terdiri dari beragam makhluk hidup yang masing-masing memiliki siklusnya tersendiri. Sehingga sudah selayaknya kita berkontribusi untuk keberlangsungan kehidupan semua makhluk hidup.


Sejatinya, Fab Tree Hab merupakan konsep “Nature’s Home” yang bisa dibilang cukup ekosentrik, nyentrik dan juga unik. Menariknya, desain rumah yang sangat peduli terhadap ekologi ini berangkat dari ide yang mengkolaborasikan lingkungan dengan perumahan konvensional. Sekilas mirip dengan rumah pohon tapi bedanya rumah yang satu ini dapat “bertumbuh” sehingga menjadi semacam rumah yang hidup dan “bernapas”.


dok: www.archinode.com/fab-tree-hab.html
Irawati (2012), seorang Mahasiswa Program Studi Sarjana Desain Interior Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Teknologi Bandung (ITB) juga telah membahas dalam artikel penelitiannya bahwa kedepannya Fab Tree Hab diharapkan akan dapat menjadi salah satu solusi pemecahan masalah dan pengembangan desain di bidang perumahan masa depan. Pasalnya, kuat dugaan bahwa di masa yang akan datang akan banyak perubahan yang terjadi berupa tantangan yang harus dihadapi oleh manusia khsususnya terkait penyediaan perumahan layak huni.


dok: www.archinode.com/fab-tree-hab.html
Harapan besarnya bahwa melalui konsep dasar Fab Tree Hab maka peningkatan kualitas penyediaan rumah tinggal di perkotaan kedepannya akan semakin baik dan dapat menjadi salah satu solusi untuk permasalahan future housing. Prinsip desain berkelanjutan dan berwawasan lingkungan ini tentunya dapat ditiru dan dimanfaatkan oleh masyarakat di tanah air guna menciptakan kehidupan yang berkualitas dan sehat.


dok: www.archinode.com/fab-tree-hab.html
Berangkat dari ide Fab Tree Hab dimana fasilitas pendukung di sekitarnya dikondisikan untuk meningkatkan kualitas hidup sekelompok manusia dan juga lingkungan di sekitarnya, maka ide cemerlang ini layak untuk diperhitungkan. Adapun nilai-nilai yang terkandung dalam konsep Fab Tree Hab diantaranya yaitu: Terdiri dari komposisi yang hidup; Memberikan kontribusi yang signifikan bagi lingkungan; Memadukan konsep pertanian dan berkebun; Penggunaan teknologi mutakhir pada area lingkungan rumah; Sistem sirkulasi air dan metabolisme sirkular yang saling melengkapi satu sama lain; dan Mempunyai sistem siklus hidup yang jelas. 


dok: www.archinode.com/fab-tree-hab.html

Berkenaan dengan hal tersebut maka Fab Tree Hab dipercaya dapat diaplikasikan secara nyata di lingkungan sekitar khususnya kawasan perkotaan di tanah air. Hal ini dikarenakan desain perumahannya yang berbasis pada lingkungan dan merupakan sebuah kombinasi terpadu antara manusia, alam dan berbagai aktivitas didalamnya.

Sederhananya kita dapat memulai untuk mendesain rumah hijau impian kita dengan memperbaiki dan mempercantik rumah yang kita huni saat ini. Hal ini dapat dengan mudah dilakukan, bahkan dapat dilakukan seorang diri. Semisal melalui: Penggunaan pagar hidup di setiap rumah; Penanaman pohon sebagai sumber penghijauan tersendiri; Memilah sampah berdasarkan jenisnya; Pengadaan kebun kecil di tiap rumah; Menyediakan sistem air yang memiliki sirkulasi; dan Efisiensi dalam penggunaan hal di sekitar rumah.

Hal ini juga bersinergi dengan beberapa tips dalam menghijaukan rumah khususnya di lahan minim (lihat: disini). Diantaranya dengan cara menggantung tanaman, merambatkan tanaman di pagar, memaku tanaman di dinding atau menempatkan tanaman di dalam rumah. Praktis, kan? Ayo, tumbuhkan rumah kalian sekarang juga. Selamat mencoba! 

Referensi:

Komentar

  1. Balasan
    1. terimakasih sudah mampir ya mas. konsep ide Fab Tree Hab memang keren dan luar biasa. patut dicontoh dan dipraktekkan masy Indonesia

      Hapus
  2. Wah keren sekali rumahnya, seperti pohon. Tapi sepertinya di Indonesia masih jarang yang seperti itu. Kalau untuk saya, saya mengecatnya dengan warna biru muda, dan saya cat sendiri lho. Btw kunjungan baliknya ya ? http://www.amir-silangit.com/2017/06/akhirnya-kamarku-berubah-jadi-istana.html

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mas kalo di indonesia mirip rumah pohon gitu :) makasi ya mas amir udah mampir. segera berkunjung ke blog nya yang ketjeh!

      Hapus

Posting Komentar