Masa Depan Kereta Api Indonesia: Transformasi Inovasi Berbasis Digital dan Praktik Tata Kelola Berkelanjutan

Apa moda transportasi favorit pilihan masyarakat? 

Ya, kereta api!

Badan Pusat Statistik (BPS) melansir bahwa kereta api masih menjadi pilihan utama moda transportasi bagi masyarakat. Jumlah pengguna angkutan kereta api mencapai 30,9 juta orang selama Januari 2017. Angka ini merupakan yang tertinggi jika dibandingkan dengan moda transportasi lainnya, seperti pesawat dan kapal laut. 

dok: databoks.katadata.co.id
Sebagai orang yang terlahir dan dibesarkan di wilayah Sulawesi, sangat disayangkan wilayah saya tidak/belum terdapat prasarana perkeretaapian. Berbeda halnya dengan wilayah Jawa maupun Sumatera yang memiliki prasarana perkeretapian lengkap dengan peta jaringan kereta api di Jawa maupun Sumatera. Jadi, beruntunglah mereka yang memiliki akses terhadap moda transportasi kereta api.

dok: https://kai.id/#

dol: https://kai.id/#
Ketika pindah domisili ke Jawa Barat, akhirnya berkesempatan menjadi pengguna layanan KRL – commuter line yang setia. Kereta menjadi pilihan dalam berkendara baik lintas kabupaten maupun kota bahkan provinsi. Tetiba, saya teringat perjalanan yang begitu nyaman dengan menggunakan kereta api semalaman suntuk bertolak dari Bogor – Jakarta (Stasiun Senen) menuju Yogyakarta.

Kereta api memang tidak pernah kehilangan peminatnya. Bahkan berdasarkan data, jumlah penumpang kereta api pada tahun 2015 mencapai 325 juta penumpang. Hal ini diduga diantaranya disebabkan oleh mulai beroperasinya jalur rel ganda dan bertambahnya rangkaian kereta sehingga membuat penumpang kereta api meningkat double digit sejak 2014.

Di satu sisi, selain jumlah penumpang yang bertumbuh dengan cepat, pun kereta api terus berbenah dari segi kualitas kecepatannya. Semisal, kereta tercepat di dunia yang telah mulai beroperasi di Cina. Cina telah mengoperasikan kereta tercepat bernama Shanghai Maglev dengan laju 430 km per jam atau 267 mil per jam (mph) pada 1 Januari 2004. Kereta yang bergerak melayang di atas medan magnet ini beroperasi di jalur levutasi magnetis di Kota Shanghai. 

dok: databoks.katadata.co.id
Tidak hanya Cina, negara-negara seperti Italia, Spanyol, Jepang, dan Jerman juga telah mengoperasikan kereta cepat. Selain bebas macet, moda transportasi ini menawarkan kenyamanan dan penghematan waktu perjalanan. Dengan kereta cepat, jarak ratusan mil dapat ditempuh dalam hitungan jam. Di luar fungsi utama sebagai alat angkutan umum, kereta cepat juga dimanfaatkan untuk wisata.

Berkenaan dengan hal tersebut, Indonesia juga tidak boleh kalah saing. Rencananya, kereta cepat juga akan dioperasikan di tanah air dalam waktu dekat ini. Untuk mempercepat mobilitas penduduk dan mengurangi kemacetan, pemerintah menggalakkan pembangunan infrastruktur transportasi seperti proyek MRT dan LRT. 

dok: databoks.katadata.co.id
Bekerja sama dengan China Development Bank (CBD), pemerintah berencana membangun kereta cepat Jakarta-Bandung. Nilai proyek transportasi pemerintah berupa kereta cepat tersebut mencapai Rp 68 triliun. Kereta cepat nantinya akan menghubungkan Jakarta dan Bandung dengan kecepatan maksimal 250 km/jam. Proyek kerjasama Indonesia dengan Cina ditargetkan akan beroperasi pada tahun 2019. Menyusul kemudian akan dibangun kereta cepat Jakarta-Surabaya. 

Adapun proyek Mass Rapid Trasit (MRT) Jakarta yaitu angkutan cepat terpadu berupa sebuah sistem transportasi transit cepat yang sedang dibangun di Jakarta. Serta proyek Light Rail Transit (LRT) yaitu sistem MassTransit dengan kereta api ringan. Nantinya akan menghubungkan Jakarta, Bekasi, Depok, dan Bogor.

Satu hal yang menarik dari layanan kereta api Indonesia ialah tersedianya aplikasi layanan digital yang disediakan oleh PT Kereta Api Indonesia bernama “KAI Access”. Aplikasi ini telah diunduh oleh sekitar 1 juta orang via Android Playstore. KAI Access merupakan aplikasi mobile resmi yang dikeluarkan oleh PT Kereta Api Indonesia untuk memesan tiket kereta secara online. Aplikasi ini bertujuan memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mengakses layanan Kereta Api eksekutif, bisnis maupun ekonomi dimanapun dan kapanpun berada.

dok: https://play.google.com/
Melalui terobosan mutakhir tersebut, diharapkan kedepan kereta api Indonesia akan terus berbenah dan bertahan di era digital melalui transformasi dan inovasi kereta api tanah air baik dari segi layanan, fasilitas, sumber daya manusia, tingkat keselamatan maupun infrastruktur. Penerapan early warning system guna meminimalisir terjadinya sesuatu hal yang tidak diinginkan juga dapat diterapkan untuk meningkatkan performa keselamatan perkeretaapian tanah air. 

dok: https://kai.id/#
Selain harapan perkeretaapian dari segi teknologi, praktik tata kelola juga layak menjadi perhatian dan lantas memainkan perannya tersendiri. PT Kereta Api Indonesia (Persero) yang merupakan satu-satunya Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang perkeretaapian tanah air telah memiliki komitmen dalam menerapkan road map praktik tata kelola pemerintahan. Diantaranya berupaya menjadi Good Governance Company pada 2017 – 2019. Setidaknya masih tersisa waktu dua tahun untuk mewujudkan hal tersebut. Selain itu harapan kedepan tepatnya pada tahun 2020 – 2022 mendatang, PT Kereta Api Indonesia dapat menjadi Good Sustainability Corporate dalam artian menciptakan praktik tata kelola yang berkelanjutan. Semoga. Smart trains for smart future! #ayonaikkereta


Referensi: 

Komentar